TRIBUNSUMSEL.COM - Pelaksanaan Pelatihan Penyuluhan Interaktif Berbantu Artificial Intelligence Pintar Kemenag sudah dilakukan sejak kemarin, Kamis 5 Maret 2026 hingga Senin 9 Maret 2026.
Adapun salah satu modul yang akan di bahas dalam pelatihan ini adalah Modul 3.7 Penyusunan Draft Karya Tulis Ilmiah bagi Penyuluh berbantuan AI - Bagian 2.
Dengan adanya kunci jawaban ini, diharapkan dapat membantu Ibu/Bapak Guru agar lebih mudah dalam menyelesaikan tugas yang ada.
Berikut latihan soal dan kunci jawaban Modul 3.7 Penyusunan Draft Karya Tulis Ilmiah bagi Penyuluh berbantuan AI - Bagian 2 dalam Pelatihan Penyuluhan Interaktif Berbantu Artificial Intelligence.
__
1. Apa tujuan utama menggunakan AI dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah?
A. Membantu proses riset dan pengembangan ide
B. Membuat tulisan tanpa perlu revisi
C. Menggantikan peran manusia sepenuhnya
D. Menyalin karya orang lain
Jawaban: A. Membantu proses riset dan pengembangan ide
2. Dalam proses penyusunan KTI, AI dapat digunakan untuk...
A. Menghapus unsur-unsur keilmuan
B. Membuat referensi dan daftar pustaka otomatis
C. Mengganti latar belakang penelitian
D. Menyelesaikan seluruh pekerjaan tanpa verifikasi
Jawaban: B. Membuat referensi dan daftar pustaka otomatis
3. Apa yang harus dilakukan oleh penyuluh agama setelah menerima bantuan draft dari AI?
A. Membagikan langsung tanpa membaca ulang
B. Melakukan evaluasi dan penyuntingan sesuai dengan kebutuhan
C. Menghapus hasil AI karena tidak relevan
D. Menerima hasilnya tanpa revisi
Jawaban: B. Melakukan evaluasi dan penyuntingan sesuai dengan kebutuhan
4. Apa langkah pertama yang harus dilakukan setelah menerima hasil draft dari AI?
A. Mengevaluasi dan memastikan kesesuaian dengan tujuan KTI
B. Menambahkan data tanpa verifikasi
C. Langsung mempublikasikan tanpa revisi
D. Menghas hineil karena AI tidak sempurna
Jawaban: A. Mengevaluasi dan memastikan kesesuaian dengan tujuan KTI
5. Bagaimana AI dapat membantu dalam pengumpulan data untuk KTI?
A. Dengan menciptakan data fiktif
B. Dengan memberikan referensi dari sumber terpercaya
C. Dengan hanya menampilkan opini
D. Dengan mengganti data yang tidak relevan
Jawaban: B. Dengan memberikan referensi dari sumber terpercaya
6. Apa contoh aplikasi AI yang dapat membantu penulisan KTI?
A. Aplikasi pengeditan video
B. Pengolah gambar
C. Chatbot berbasis AI seperti Copilot
D. Media sosial
Jawaban: C. Chatbot berbasis AI seperti Copilot
7. Bagaimana AI dapat digunakan secara etis dalam konteks KTI bagi Penyuluh Agama?
A. Dengan menjadikannya pengganti utama dalam penulisan
B. Dengan memastikan hasilnya sesuai dengan nilai-nilai agama dan keilmuan
C. Dengan menyalin karya orang lain sebagai referensi
D. Dengan mengandalkan AI tanpa pemikiran kritis
Jawaban: B. Dengan memastikan hasilnya sesuai dengan nilai-nilai agama dan keilmuan
8. Apa keuntungan utama menggunakan AI dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah?
A. Menghilangkan peran penulis
B. Membuat dokumen tanpa verifikasi data
C. Mengganti sepenuhnya penyuluh agama dalam menulis
D. Mempercepat proses penyusunan dokumen
Jawaban: D. Mempercepat proses penyusunan dokumen
9. Dalam konteks etika, apa yang harus diperhatikan saat menggunakan AI untuk KTI?
A. Tidak menyebutkan peran AI dalam penulisan
B. Memastikan hasilnya sesuai dengan nilai-nilai agama dan keilmuan
C. Menyebutkan AI sebagai satu-satunya penulis
D. Menggunakan AI untuk menyalin karya orang lain
Jawaban: B. Memastikan hasilnya sesuai dengan nilai-nilai agama dan keilmuan
10. Apa yang perlu diperhatikan saat menggunakan AI dalam penulisan KTI?
A. Tidak menyebutkan sumber AI
B. Memastikan validitas data yang dihasilkan oleh AI
C. Menghindari revisi hasil AI
D. Membuat KTI sepenuhnya berdasarkan output AI
Jawaban: B. Memastikan validitas data yang dihasilkan oleh AI
(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)
***
Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com