Jelang Operasi Ketupat 2026, Satlantas Polres Tarakan Turun Langsung Cek Jalan hingga Pantai Amal
Junisah March 06, 2026 05:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Jelang Operasi Ketupat Kayan 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan mulai melakukan langkah antisipasi dengan mensurvei sejumlah jalur strategis serta kawasan wisata yang diprediksi ramai saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan survei tersebut dilaksanakan, Kamis (5/3/2026) pukul 09.30 WITA hingga 12.30 WITA. Dalam kegiatan itu, Satlantas Polres Tarakan menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tarakan untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan benar-benar siap menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran.

Kegiatan survei dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Prandana dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kepadatan lalu lintas, di antaranya Jalan Pamusian hingga Jalan Amal.

Iptu Ardi Wisnu Prandana menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memetakan kondisi jalur yang nantinya akan dilalui masyarakat selama periode Operasi Ketupat Kayan 2026.

Baca juga: Polres Tana Tidung Matangkan Persiapan Operasi Ketupat Kayan 2026, Fokus Pengamanan Speedboat

Menurutnya, pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi jalan aman dilalui pengendara, terutama pada jalur yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan saat momentum mudik lebaran.

“Kami lakukan survei ini bersama Dinas PUPR untuk memastikan kondisi jalan, khususnya di jalur yang berpotensi ramai saat Operasi Ketupat 2026. Jika ditemukan kerusakan seperti jalan berlubang atau longsor, segera kami koordinasikan untuk ditindaklanjuti karena kondisi tersebut bisa membahayakan pengguna jalan,” ujar Iptu Ardi.

Selain memeriksa kondisi infrastruktur jalan, Satlantas Polres Tarakan juga melakukan koordinasi lintas sektor guna mendukung kesiapan Operasi Ketupat tahun ini.

Salah satunya dengan Dinas KesehatanTarakan terkait dukungan tenaga medis bagi personel kepolisian yang nantinya akan terlibat dalam operasi pengamanan Lebaran.

Lanjut Iptu Ardi, kesiapan fisik personel juga menjadi perhatian penting agar seluruh anggota yang bertugas tetap dalam kondisi prima saat menjalankan pengamanan arus mudik maupun arus balik.

Baca juga: Patroli Operasi Ketupat Kayan Sasar Tempat Wisata Pasca Lebaran 1446 H

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk permohonan tenaga medis dalam rangka pengecekan kesehatan personel yang terlibat dalam Ops Ketupat 2026. Ini bagian dari kesiapan internal agar personel tetap dalam kondisi prima saat bertugas,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada jalur utama, Satlantas Polres Tarakan juga menaruh perhatian pada kawasan wisata yang biasanya menjadi titik keramaian saat libur panjang Idulfitri.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengecekan adalah kawasan wisata Pantai Amal.

Di lokasi tersebut, petugas turut melakukan pengecekan terhadap Pos Pengamanan (Pos Pam) yang nantinya akan difungsikan selama Operasi Ketupat berlangsung.

Selain itu, petugas juga meninjau kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang menuju kawasan wisata favorit warga Tarakan tersebut.

“Pantai Amal menjadi salah satu titik konsentrasi masyarakat saat libur Lebaran. Karena itu kami melakukan pengecekan pos pam serta menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman,” ungkapnya.

Satlantas Polres Tarakan cek jalan 02 06032026.jpg
SURVEI JALAN- Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan mulai melakukan langkah antisipasi dengan menyurvei sejumlah jalur strategis serta kawasan wisata yang diprediksi ramai saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah

Lebih lanjut, Satlantas Polres Tarakan juga melakukan pengecekan terhadap titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas, terutama pada jalur dengan kondisi tanjakan tajam yang berada di kawasan Jalan Pantai Amal.

Di titik-titik tersebut, rencananya akan dipasang spanduk imbauan keselamatan guna meningkatkan kewaspadaan para pengendara.

Langkah ini dinilai penting mengingat kawasan tersebut sering dilalui kendaraan dengan kondisi jalan yang cukup menantang.

“Di beberapa titik rawan kecelakaan dan tanjakan tajam, kami akan menambah spanduk imbauan agar pengendara lebih waspada dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” tukasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.