POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Bupati Kamarudin Muten meninjau kawasan persawahan Danau Nujau di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (6/3/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, ia menyoroti peningkatan signifikan hasil panen padi yang dicapai para petani setempat.
Saat berjalan menyusuri jembatan di tengah hamparan sawah yang menghijau, perhatian pria yang akrab disapa Afa itu tertuju pada data hasil panen yang disampaikan para petani. Ia menyebut terjadi lonjakan produktivitas padi di kawasan Keretak Sawah.
Menurutnya, sebelumnya satu hektare sawah di wilayah tersebut hanya mampu menghasilkan sekitar 3,5 ton gabah. Namun kini, berkat penerapan teknik pertanian yang lebih baik, hasil panen meningkat hingga sekitar 6 ton per hektare.
“Ini luar biasa. Kalau dulu cuma dapat 3,5 ton, sekarang sudah bisa 6 ton. Artinya masih banyak ruang untuk kita kembangkan semua,” ujar Afa.
Afa memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa Gantung dan Camat Gantung yang dinilainya telah bekerja sama dengan baik dalam mendampingi para petani. Baginya, sinergi di tingkat bawah adalah kunci utama jika ingin mengubah wajah ekonomi masyarakat pedesaan.
Namun, Afa tak ingin para petani cepat berpuas diri. Ia mendorong agar kawasan sawah ini tidak hanya menjadi lumbung pangan, tetapi juga dikolaborasikan dengan sektor wisata.
Afa berpendapat bahwa pemandangan sawah yang tertata rapi bisa menjadi daya tarik tambahan yang mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi warga.
Diskusi di tengah sawah itu pun berkembang hingga ke urusan investasi besar. Afa sempat menyinggung rencana peluncuran kawasan industri di Aik Kelik pada bulan April mendatang yang diharapkan mampu menarik investor asing, termasuk dari China.
Afa juga menyadari akan ada tantangan sosial terkait masuknya tenaga kerja asing profesional. Namun, Afa meminta masyarakat untuk bersikap terbuka dan tidak cepat mengeluh, karena kehadiran industri besar justru akan menciptakan ekosistem ekonomi yang menguntungkan semua pihak, termasuk sektor pangan.
"Kita harus pakai tenaga kerja yang betul-betul profesional kalau kita memang belum sanggup. Ini semua untuk kemajuan daerah kita juga," ucapnya.
Selain urusan sawah dan industri, Afa juga menyempatkan diri meninjau lokasi rencana penangkaran buaya di Gantung. Baginya, pengelolaan buaya yang tepat akan menghilangkan rasa takut masyarakat dan justru bisa menjadi objek wisata edukasi yang menghasilkan nilai ekonomi.
Keseriusan Afa membenahi ekonomi Beltim terlihat dari jajaran pendamping yang ia bawa, mulai dari Sekda hingga kepala dinas teknis seperti Pertanian dan PUPR. Afa ingin setiap masalah yang ditemukan di lapangan, mulai dari irigasi hingga akses jalan sawah bisa langsung dicatat dan dicarikan solusinya.
Kunjungan lapangan ini pun ditutup dengan keyakinan bahwa Belitung Timur memiliki modal yang cukup untuk mandiri secara pangan dan ekonomi. Afa berjanji akan terus mengawal perkembangan di Gantung ini dalam beberapa bulan ke depan. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)