TRIBUNPRIANGAN.COM – Tak terasa ya jika kini kita sudah memasuki puasa Ramadan di hari ke-17. Hari ke-17 bertepatan dengan Nuzulul Quran, yaitu hari pertama kalinya turun Alquran.
Namun, masih banyak waktu untuk kita terus tingkatkan iman di bulan suci Ramadan 1447 H.
Salah satu ibadah atau amalan penambah iman di bulan Ramadan adalah mendengar kultum dari penceramah.
Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum.
Kultum biasanya disampaikan oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.
Nah, di bulan Ramadan, kultum biasanya mudah ditemui dan disampaiakan sebelum buka puasa, sebelum salat tarawih atau sesudah subuh.
Maka dari itu, berikut ini dia contoh kultum untuk 17 Ramadan 1447 H/7 Maret 2026.
Baca juga: Tadarus Ramadan di Ponpes Darussalam Ciamis, Santri Berlomba Khatam Quran
Baca juga: Waktu Azan Magrib 16 Ramadan 1447 H/ 6 Maret 2026 di Kabupaten Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar
Judul: Menjaga Keteguhan Iman
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan, bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Mu
Baca juga: Kultum Salat Subuh 17 Ramadan 1447 H/ 7 Maret 2026: Menghidupkan Sisa Malam di Bulan Ramadan
Hadirin yang dirahmati Allah SWT,
Menjaga keteguhan iman merupakan salah satu hal penting bagi kita umat islam. Dalam Al-Qur’an surah Al-Kahfi mengisahkan tentang Ashabul Kahfi, sekelompok pemuda beriman yang menghadapi tekanan dari penguasa zalim yang menyembah berhala. Untuk menjaga keimanan mereka, para pemuda ini memilih bersembunyi di sebuah gua, di mana Allah SWT menidurkan mereka selama 309 tahun.
Kisah ini menekankan pentingnya keteguhan iman, terutama saat menghadapi cobaan. Selama bulan Ramadan, umat Muslim diajak untuk meneladani keteguhan iman Ashabul Kahfi dengan meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga diri dari perbuatan yang dapat merusak pahala puasa.
Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S Al-Kahf ayat 18 yang berbunyi:
وَتَحْسَبُهُمْ اَيْقَاظًا وَّهُمْ رُقُوْدٌۖ وَّنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَذَاتَ الشِّمَالِۖ وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيْدِۗ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَّلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا
Artinya: Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka menjulurkan kedua lengannya di muka gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka, tentulah kamu akan berpaling melarikan diri dari mereka, dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.
Baca juga: Teks Ceramah Tarawih Ramadan 1447 H/ 6 Maret 2026: Sebab Seorang Muslim Kehilangan Keutamaan Ramadan
Baca juga: 10 Teks Kultum dan Ceramah Singkat Peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 H/ 2026
Ayat ini menggambarkan kondisi para pemuda Ashabul Kahfi saat berada di dalam gua. Meskipun mereka tertidur lelap, penampilan mereka seolah-olah terjaga, sehingga siapa pun yang melihatnya akan merasa takut. Allah membolak-balikkan tubuh mereka ke kanan dan ke kiri untuk menjaga kondisi fisik mereka selama tidur panjang tersebut.
Selain itu, kisah Ashabul Kahfi juga mengajarkan bahwa Allah SWT selalu melindungi hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya. Hal ini memberikan motivasi bagi umat Muslim untuk tetap teguh dalam keimanan dan selalu mengandalkan pertolongan Allah dalam setiap situasi.
Dengan merenungi kisah Ashabul Kahfi, kita diingatkan untuk selalu menjaga keteguhan iman dan meningkatkan kualitas ibadah, terutama selama bulan suci Ramadan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Nah Tribuners, itu dia naskah kultum subuh Ramadan 1447 H/2026 singkat terbaik untuk 17 Ramadan. Semoga bermanfaat. (*)