Waduh! Pedagang Bazar Ramadan Ini Tak Amanah Salurkan Infak Makanan
GH News March 06, 2026 05:10 PM
Jakarta -

Seorang pedagang makanan di bazar Ramadan dikecam karena diduga tidak langsung menyalurkan infak dari pembeli kepada pengunjung. Begini kronologinya.

Bulan Ramadan identik dengan berbagai amalan kebaikan, salah satunya bersedekah atau memberikan infak.

Selain dilakukan di masjid atau musala, kini banyak orang menyalurkan infak dengan cara praktis.

Misalnya dengan membayar lebih kepada pedagang makanan di bazar Ramadan untuk dibagikan kepada pengunjung lain sebagai menu berbuka puasa.

Pedagang takjil ilustrasi.Pedagang takjil ilustrasi. Foto: iStock

Praktik seperti ini cukup sering ditemui di berbagai bazar Ramadan. Namun, pengalaman kurang menyenangkan dialami seorang wanita ketika ia menyaksikan langsung bagaimana infak tersebut dibagikan oleh seorang pedagang.

Kisah ini ia bagikan melalui media sosial Threads dan langsung menarik perhatian netizen.

Wanita tersebut mengaku sedang berada di sebuah bazar Ramadan ketika melihat sepasang pembeli membeli makanan di sebuah lapak, lapor mStar Online (5/3).

Menurutnya, pasangan tersebut sengaja membayar lebih karena ingin memberikan infak kepada orang lain yang datang membeli makanan di tempat itu.

Pedagang takjil ilustrasi.Pedagang takjil ilustrasi. Foto: iStock

"Ada pasangan yang bayar lebih dan bilang ingin infak. Mereka amanahkan ke pedagang supaya diberikan ke siapa saja," tulis wanita itu.

Ia mengatakan dirinya berdiri tepat di samping pasangan tersebut sehingga bisa mendengar jelas percakapan mereka dengan pedagang.

Setelah pasangan itu pergi, ia pun penasaran bagaimana pedagang tersebut akan menyalurkan infak yang baru saja diterimanya.

"Aku benar-benar di sebelah pasangan yang infak itu, jadi jelas dengar apa yang mereka bilang," lanjutnya.

Namun hal yang terjadi justru di luar dugaan. Wanita tersebut mengaku pedagang tidak menawarkan makanan apa pun kepadanya, meski saat itu tidak ada pembeli lain di sekitar lapak.

"Setelah pasangan itu pergi, aku sengaja lihat apa yang akan dilakukan pedagang itu. Tapi dia cuma lihat saja, tidak menawarkan dagangannya atau menyuruh aku memilih," ujarnya.

Ilustrasi street food di JakartaIlustrasi street food di Jakarta Foto: Getty Images/Nikada

Karena penasaran, akhirnya ia memberanikan diri bertanya langsung kepada pedagang tersebut mengenai infak yang diberikan oleh pasangan sebelumnya.

Ia juga ingin memastikan apakah dirinya boleh menerima infak tersebut.

"Setelah aku tanya apakah boleh dapat infak dari orang tadi, barulah pedagang itu bilang iya dan menyuruh aku pilih," tulisnya lagi.

Meski akhirnya dipersilakan memilih makanan, wanita tersebut mengaku sudah merasa kurang nyaman dengan situasi tersebut. Ia pun akhirnya menolak tawaran itu dan memilih pergi.

Pengalaman itu membuatnya mempertanyakan bagaimana seharusnya infak seperti ini dibagikan.

"Di situ memang tidak ada orang lain, cuma aku. Jadi aku jadi bertanya-tanya, apakah orang yang diberi amanah infak boleh memilih siapa yang mau diberi?" tulisnya.

Unggahan tersebut pun banyak ditanggapi netizen. Ramai netizen yang menyayangkan sikap pedagang karena dianggap terlalu tamak.

"Tapi emang cukup banyak sih fenomena kayak gini, padahal donatur udah bayar full semua dagangannya," tulis netizen.

"Ya Allah gak amanah banget, kayak serakah gitu padahal udah dapat rezeki, eh malah dijualin lagi," tulis netizen lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.