Kementerian Kesehatan RI ikut menyoroti kasus selebgram yang tetap beraktivitas di luar rumah meski sedang terinfeksi campak. Kemenkes mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit dengan tingkat penularan yang sangat tinggi.
Pelaksana Tugas Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Andi Saguni, mengatakan satu orang yang terinfeksi campak bisa menularkan virus kepada banyak orang di sekitarnya.
"Campak itu sangat tinggi tingkat penularannya. Dari satu orang bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang," kata Andi saat konferensi pers, Jumat (6/3/2026).
Karena itu, seseorang yang sedang sakit campak sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah hingga benar-benar sembuh.
"Jika sedang sakit, sebaiknya menahan diri dulu dan membatasi aktivitas sampai benar-benar sembuh agar tidak menular ke keluarga atau orang sekitarnya," ujarnya.
Andi juga menyoroti peran figur publik di media sosial yang dinilai seharusnya memberi contoh baik kepada masyarakat. Menurutnya, tindakan tetap beraktivitas di luar rumah saat sakit dapat memengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat.
"Mestinya sebagai influencer tidak melakukan itu karena bisa memengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat. Mungkin karena ketidaktahuan yang bersangkutan saja," katanya.
Ia juga mengimbau orang-orang yang sempat bertemu dengan figur publik tersebut saat sedang sakit untuk melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri.
"Jadi sebaiknya yang sudah pernah bertemu, sempat bertemu ketika sakit Public figure tersebut sebaiknya untuk melakukan pemantauan kesehatan mandiri. Jadi misalkan terkena demam apalagi kalau ada ruang sebaiknya memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan segera," jelasnya.
Sebelumnya, selebgram Ruce Nuenda menjadi sorotan warganet setelah diketahui tetap beraktivitas di luar rumah, termasuk berolahraga di fasilitas umum, dalam kondisi terinfeksi campak. Kejadian ini viral di media sosial pada Rabu (4/3/2026) dan memicu gelombang kritik dari publik.
Sebagian menilai tindakan tersebut berpotensi menularkan penyakit kepada orang lain, terutama kelompok yang lebih rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.
Setelah ramai diperbincangkan, Ruce Nuenda pun menyampaikan permohonan maaf terkait tindakannya yang tetap beraktivitas di luar rumah saat sedang sakit.
Ia menjelaskan sebelumnya sudah memeriksakan diri ke Unit Gawat Darurat (UGD) dan bahkan sempat mengajukan permintaan untuk dirawat. Namun, dokter menyatakan kondisinya tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.
Ruce juga mengakui baru menyadari dirinya seharusnya tidak keluar rumah, termasuk untuk berolahraga, setelah menerima banyak teguran dari warganet.
"Teman-teman, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya apabila tindakan saya tadi dinilai kurang tepat," sebut Ruce melalui pernyataan yang dibagikan di Instagram Story, dilihat detikcom Rabu (4/3/2026).







