Jakarta (ANTARA) - Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengungkapkan kondisi awal bayi bernama Ameera Ramadhani yang dibuang kakaknya, Zidan di dalam gerobak nasi uduk pada Selasa (3/3) sore.
"Saat kami periksa awal, tali pusarnya memang belum puput (lepas). Kondisinya memang agak lemas karena berada di luar ruangan. Namun secara umum, normal," kata Kepala Puskesmas Pasar Minggu Ma'mun Zaini saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat pemeriksaan awal, tali pusar bayi tersebut masih belum puput dan kondisi tubuhnya tampak lemas karena berada di luar ruangan.
Kendati demikian, berat badannya diketahui normal, yakni sekitar 2,4 kilogram (kg) lebih.
"Bayi langsung kami bawa ke puskesmas untuk dilakukan perawatan di ruang bersalin dengan menggunakan inkubator. Kondisinya saat itu terpantau baik, diperiksa oleh dokter, dan dilakukan pemeriksaan darah pada malam harinya," ujar Ma'mun.
Selama menjalani perawatan, kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis. Bayi tersebut ditempatkan di dalam inkubator serta diberikan susu formula secara berkala.
"Tanggal 4 Maret diperiksa lagi, keadaan bayi baik. Terus, diobservasi di dalam inkubator dan diberikan susu formula per dua jam sekali. Bayi juga dimandikan dan dipakaikan pakaian serta perlengkapan bayi dari puskesmas. Alhamdulillah, kondisinya makin membaik dan sehat," papar Ma'mun.
Pihak Puskesmas juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi bayi tersebut, mulai dari pemeriksaan gula darah, golongan darah, hingga cek HIV, sifilis, dan hepatitis.
Setelah dipastikan dalam kondisi sehat, bayi tersebut kemudian dijemput oleh petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) dari Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.
"Tim Dinas Sosial berkunjung ke Puskesmas pada tanggal 4 Maret, jam 12.00 WIB siang. Kemudian, pada tanggal 5 Maret, sekitar jam 13.00 WIB, bayi dijemput oleh petugas P3S Dinas Sosial. Kami sudah melakukan proses serah terima bayi tersebut," ungkap Ma'mun.
Sebelumnya, seorang bayi perempuan yang masih hidup dan berusia dua hari ditemukan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya, RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3) sore.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan bayi itu ditemukan pada Selasa sore pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada polisi pada pukul 17.43 WIB.







