BREAKING NEWS Seorang Ibu di Surabaya Meninggal Tertimpa Tembok Usai Angin Kencang
Sri Wahyuni March 06, 2026 05:45 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, SURABAYA - Hujan disertai angin kencang kembali menerjang wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026).

Bahkan kali ini, juga kembali menelan korban jiwa, setelah sebelumnya terjadi pada Senin (2/3/2026) lalu.

Seorang perempuan pengendara motor dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa tembok ambruk.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kebraon Indah Permai, Kebraon, Karang Pilang, Surabaya, usai hujan disertai angin kencang, Jumat (6/3/2026) siang. 

Informasinya korban berinisial LW (47) warga Balas Klumprik, Wiyung, Surabaya.

Insiden tersebut terjadi saat korban yang mengendarai motor Honda Beat warna hijau muda hendak menjemput anaknya yang sedang les privat bimbingan belajar bahasa Inggris di dekat lokasi. 

Menurut Ketua RW 13, Setiagil (57), tubuh korban tertimpa dinding bekas bangunan kosong yang telah lama terbengkalai dengan ketinggian 15 meter dan panjang 30 meter. 

Tubuh korban langsung tertimpa ambrukan dinding yang tersusunan dari konstruksi berbahan batu bata merah, hingga terjerembab dalam posisi tertelungkup. 

Baca juga: Jelang Lebaran 2026, PG Ngadiredjo Kediri Gelar Pasar Murah Gula untuk Kendalikan Inflasi

Korban sempat tidak sadarkan diri. Tapi, diketahui masih dalam keadaan bernafas.

Lalu, para warga berusaha mengevakuasi korban ke RSU Siti Khadijah Sidoarjo. Namun, setelah ia belum mengetahui kabar terbaru kondisi kesehatan korban, terbaru. 

"Dia pakai helm, tangannya patah kayaknya, lehernya juga (kena ambrukan), dibawa ke RS," ujarnya saat ditemui di lokasi. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang Polrestabes Surabaya AKP Kusmianto mengatakan, korban dikabarkan meninggal dunia setelah dibawa ke RS. 

Kini, pihaknya masih melakukan visum terhadap korban dibantu Anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya di kamar mayat RS Siti Khadijah Sidoarjo. 

"Iya 1 orang pengendara motor, dibawa ke RS tadi, dikabarkan sudah meninggal dunia, kami masih proses visum bersama Anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com

Pantauan TribunJatim Network, sekitar pukul 15.30 WIB, kondisi dinding yang ambruk sudah dalam keadaan hancur berkeping-keping. 

Pada bagian tengah reruntuhan terdapat beberapa serpihan bodi motor yang remuk karena tertimpa dinding ambruk. 

Lima Hari Diterjang Angin Kencang

Lima hari berturut, sejak awal pekan hingga akhir pekan ini kawasan Kota Surabaya diterjang hujan yang diawali dengan mendung pekat. Bahkan di antaranya disertai angin kencang.

Senin (2/3/2026) lalu, cuaca ekstrem juga terjadi. Langit gelap, angin kencang, bahkan ada yang menyebutnya badai, juga hujan lebat melanda hampir semua kawasan di Kota Surabaya.

Seorang pekerja pembersih kaca sebuah apartemen di kawasan Surabaya Barat meninggal, masih terlilit tali pengaman di ketinggian lantai 25.

Pekerja itu belum sempat menyelematkan diri ketika angin kencang datang.

(Luhur Pambudi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.