Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah
Tribungayo.com., Takengon – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah mengatakan, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), beras, hingga kebutuhan sembako di daerah tersebut dalam kondisi aman dan tersedia banyak.
Masyarakat diminta tidak terpancing isu-isu yang menyebutkan adanya kelangkaan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah Windi Darsa,S.H,M.M, dalam keterangannya kepada masyarakat, menyikapi beredarnya informasi yang tidak bertanggung jawab terkait kelangkaan BBM dan bahan pokok.
“Kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Aceh Tengah kami informasikan bahwa menyikapi situasi terkini dengan adanya isu-isu yang tidak bertanggung jawab terhadap kelangkaan BBM, beras, dan sembako adalah tidak benar. Pasokan BBM, beras, dan sembako untuk Aceh Tengah semua dalam keadaan aman,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, pasokan BBM untuk Aceh Tengah setiap hari tetap disuplai oleh Pertamina dari Lhokseumawe guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Setiap hari pasokan BBM dari Pertamina Lhokseumawe selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah,” katanya.
Selain BBM, ketersediaan beras juga sangat mencukupi dan banyak.
Saat ini, stok beras di gudang Bulog mencapai sekitar 600 ton dan dalam waktu dekat akan kembali bertambah.
“Demikian juga dengan beras. Hari ini masih ada stok di Bulog lebih kurang 600 ton. Dalam dua hari ini akan masuk seribu ton lagi,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami selaku pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengharapkan kepada warga masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik atas isu-isu negatif yang sengaja diemboskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Turun ke Jalan
Pada Jumat pagi, tim Dinas Sosial, Diskominfo Aceh Tengah, Satpol PP Aceh Tengah juga turun langsung ke jalan menghimbau dan menyidak sejumlah pedagang pengecer BBM, penjuak beras dan sembako harap menjual dengan harga sewajarnya kepada masyarakat.
Dalam aksi tersebut pemerintah turut mengingatkan para pengecer minyak serta penjual beras dan sembako agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar.
“Kami juga mengingatkan kepada para pengecer minyak dan para penjual beras serta sembako di toko-toko, silakan berusaha, tapi jangan menjual dengan harga tinggi. Juallah dengan sewajarnya untuk kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah,” tambahnya.
Dalam agenda tersebut, jajaran Polres Aceh Tengah juga mendampingi melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap penjual BBM eceran maupun yang berjualan di kios-kios agar tidak menjual BBM dengan harga yang terlalu tinggi dan tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Kapolres Aceh Tengah Muhamad Taufiq, menegaskan agar tidak ada pihak yang melakukan penimbunan BBM bersubsidi.
Ia mengimbau masyarakat untuk segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik penimbunan BBM.
Sebelumnya, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga juga telah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Berdasarkan informasi dari SBM Aceh II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Ferdi Kurniawan, saat ini kapal pengangkut BBM telah sandar untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Untuk wilayah distribusi Depot Lhokseumawe yang juga melayani Kabupaten Aceh Tengah, stok BBM disebut dalam kondisi aman, dengan rincian Pertamax sebanyak 1.340.000 liter, Pertalite 4.360.000 liter, dan Solar 2.300.000 liter.
Dengan jumlah tersebut, persediaan BBM dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, distribusi BBM ke wilayah Aceh Tengah juga akan dilakukan setiap hari untuk memastikan kelancaran pasokan di SPBU.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM tetap berjalan lancar.
“Masyarakat diimbau tidak terpengaruh oleh isu yang belum tentu kebenarannya dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan,” demikian imbauan Bupati.(*)
Baca juga: Meski Stok Dipastikan Aman, Antrean Panjang BBM Masih Terjadi di Aceh Tengah