Cari Baju Lebaran? 96 Booth Fashion Hadir di Trend Hijab 2026 Claro Makassar
Alfian March 07, 2026 02:05 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tribunners! Bagi kamu yang sedang mencari baju lebaran, patut kunjungi Trend Hijab 2026 di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), 6 hingga 15 Maret 2025.

Di pameran ini, tercatat ada 96 booth modest fashion syariah kekinian yang bisa menjadi pilihan untuk digunakan saat lebaran.

Pantauan Tribun-Timur.com, Jumat (6/3/2026) sore, sebelum pembukaan, beberapa booth sudah ramai dikunjungi.

Pengunjung tampak memasuki satu per satu booth dan mencoba beberapa koleksi yang dipamerkan.

Trend Hijab 2026 merupakan rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) untuk mendorong pengembangan industri halal, khususnya subsektor modest fashion syariah.

Baca juga: Jelang Lebaran, Chery Tridaya Makassar Permudah Pelanggan Miliki Mobil Impian

Pameran ini dihadirkan melalui kerja sama antara Bank Indonesia dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar sertaArtPro. 

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem modest fashion syariah melalui sinergi antara pelaku usaha, desainer, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

CEO Artpro, Andi Yulman mengatakan, 96 booth pelaku usaha dan desainer Trend Hijab 2026 tersebut dari berbagai kota di Indonesia.

“Ada dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Bogor, Semarang, dan Makassar,” kata Andi Yulman.

Wakil Ketua Deskranasda Sulsel, Sri Astuti Thamrin menilai kegiatan ini memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam memperkenalkan karya-karya fashion muslim yang kreatif dan berkualitas.

Tetapi juga dalam membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku industri kreatif daerah. 

“Kita berharap melalui ajang ini, produk-produk lokal mampu semakin dikenal, tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga di pasar internasional,” katanya.

Baca juga: Pertamina Jamin BBM dan LPG di Sulawesi Aman Saat Lebaran Idulfitri 2026

Dalam pameran ini, Bank Indonesia menghadirkan berbagai booth edukasi bagi pengunjung.

Seperti Halal Center, perbankan syariah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberikan informasi mengenai layanan keuangan syariah dan pengembangan ekosistem halal. 

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Wahyu Purnama mengatakan, kehadiran berbagai institusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.

“Ke depan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memerlukan dukungan serta kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, maupun masyarakat,” kata Wahyu.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.