TRIBUNNEWS.COM - Hanya selang tiga hari, Liverpool bertemu Wolves dalam dua ajang yang berbeda, Liga Inggris dan Piala FA dengan venue yang sama, Molineux Stadium. The Reds berhasil membalas kekalahan untuk melaju ke babak perempat final, Sabtu (7/3/2026).
Di Liga Inggris, Liverpool kalah 2-1 atas Wolves. Gol penentu kemenangan Wolves tercipta di injury time babak kedua kedua lewat aksiAndre Trindade.
Liverpool membalas kekalahan tersebut di putaran kelima atau babak 16 besar Piala FA dengan skor 3-1 lewat gol Robertson (51'), Mo Salah (53'), dan Curtis Jones (74'). Sementara satu gol balasan Wolves diciptakan oleh Hwang Hee-Chan di menit ke-90+2.
Pelatih Liverpool, Arne Slot yang berharap timnya bisa clean sheet dalam pertandingan tersebut malah kebobolan dengan skenario yang sama di masa tambahan waktu.
Untuk diketahui, pada laga tersebut, Wolves melakukan enam pergantian pemain dari laga Liga Inggris.
Rob Edwards selaku juru taktik memainkan Sam Johnstone, Hugo Bueno, Yerson Mosquera, Toti Gomes, Jean-Ricner Bellegarde, dan Tolu Arokodare.
Sementara Arne Slot hanya melakukan empat pergantian pemain, Joe Gomez, Curtis Jones, Andy Robertson, dan pemain muda Rio Ngumoha yang tampil impresif dalam pertandingan ini.
Liverpool mampu tampil lebih klinis di laga ini sebelum Wolves mencetak gol di masa tambahan waktu.
Mo Salah dan kolega juga menghasilkan peluang lebih banyak daripada pertandingan tengah pekan lalu.
Sebanyak 19 percobaan dilakukan oleh skuat The Reds, sepuluh di antaranya tepat sasaran. Beda saat menghadapi Serigala di Liga Inggris, dari 15 percobaan hanya empat yang tepat sasaran.
"Banyak penguasaan bola, mereka hanya menciptakan satu peluang dan mencetak gol, itu mirip dengan tiga hari yang lalu," kata Arne Slot usai laga kepada BBC.
"Kami menciptakan lebih banyak peluang daripada pertandingan terakhir dan itulah alasan kami bisa menang hari ini, sambungnya.
"Sangat mengecewakan melihat tim kami hampir tidak memberikan peluang kepada lawan, tetapi kami tetap kebobolan," tambahnya.
Soal Rio Ngumoha, pemain berusia 17 tahun yang bermain dengan kebebasan di atas lapangan menggantikan peran Florian Wirtz menunjukkan betapa berharga dirinya dalam skuat The Reds.
Melawan Wolves, dia tangguh, dia seperti pemeran utama dalam kemenangan tersebut karena bermain dengan penuh energi, cepat, dan kemampuan melewati lawan yang baik.
"Ini istimewa karena jika Anda berusia 17 tahun dan Anda dapat memberikan dampak pada dua tim Liga Inggris yang saling berhadapan, maka itu menunjukkan betapa bagusnya dia sebagai pemain," komentar Arne Slot soal Rio.
Pelatih asal Belanda tersebut berharap penampilannya malam ini dapat memberikan kepercayaan diri untuk bisa menunjukkannya kembali ke pertandingan berikutnya.
Liverpool akan menghadapi Galatasaray di Liga Champions pada Rabu (11/3) dan kemudian melawan Tottenham empat hari berselang.
Hasil ini membuat Liverpool mencapai babak perempat final Piala FA untuk ketiga kalinya dalam lima musim terakhir.
Sabtu, 7 Maret 2026
Minggu, 8 Maret 2026
Selasa, 10 Maret 2026
(Tribunnews.com/Sina)