Perbaikan Jalur Pantura Cirebon Dikebut, Jalan Rusak Dihotmix 1,3 KM, Target Beres H-11 Lebaran
Mutiara Suci Erlanti March 07, 2026 06:31 AM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Menjelang arus mudik Lebaran yang tinggal dua pekan lagi, perbaikan jalan di Jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat, terus dikebut siang dan malam.


Sejumlah titik jalan yang rusak mulai diperbaiki dengan pengaspalan hotmix agar jalur utama pemudik itu siap dilintasi dengan aman dan nyaman saat puncak mudik nanti.


Pantauan di lokasi pada Jumat (6/3/2026) malam, aktivitas perbaikan jalan masih berlangsung meski hari sudah gelap.

Baca juga: Akhirnya Pulang! Vina Korban ‘Pengantin Pesanan’ Asal Cirebon Dijemput di Bandara Soetta


Para pekerja proyek tampak tetap bekerja melakukan pelapisan ulang aspal di ruas jalan yang mengalami kerusakan, salah satunya di jalur Pantura Klangenan, Kabupaten Cirebon.


Perbaikan jalan tersebut meliputi penebalan aspal hingga betonisasi pada sejumlah titik yang berlubang dan bergelombang.


Upaya ini dilakukan untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan sebelum arus kendaraan pemudik meningkat tajam menjelang Lebaran.


Kerusakan di Jalur Pantura Cirebon sendiri rata-rata berupa jalan berlubang dan bergelombang.


Kondisi tersebut terjadi karena jalan harus menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintas di jalur nasional tersebut.


Selain itu, curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir turut memperparah kerusakan jalan.

Baca juga: Jelang Lebaran 2026, Dua PLTU Cirebon Dipaksa Kerja Maksimal Agar Pasokan Listrik Jawa-Bali Aman


Dalam proyek perbaikan tersebut, pekerja melakukan pengaspalan sepanjang sekitar 1,3 kilometer guna memperhalus permukaan jalan yang sebelumnya rusak.


Pelaksana Lapangan, Aang mengatakan, pekerjaan perbaikan jalan ini dilakukan secara bertahap dengan target pengerjaan yang dipercepat agar bisa segera rampung sebelum arus mudik.


“Ini dari Jalan Pangenan, penanganannya sekitar 1,3 kilometer,” ujar Aang saat ditemui di lokasi perbaikan jalan, Jumat (6/3/2026) malam.


Menurutnya, metode perbaikan yang dilakukan adalah dengan melapisi ulang permukaan jalan lama menggunakan material hotmix untuk menghaluskan bagian yang rusak.


“Perbaikannya itu kita menghalusi atau melapisi ulang jalan yang existing yang dulu, diperbaiki dengan yang baru,” ucapnya.


Ia menjelaskan, proses pengerjaan dilakukan secara intensif, bahkan hingga malam hari.


Hal itu dilakukan karena tingginya arus kendaraan yang melintas di jalur Pantura.


“Kalau ini pasti dikebut, Pak. Karena arus lalu lintas sangat padat, jadi untuk pengerjaan sekitar 700 meter ini targetnya sekitar tiga hari,” jelas dia.


Aang memastikan, pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada awal pekan depan, tepatnya sebelum arus mudik mulai meningkat.


“Insya Allah hari Senin saya beres. Target saya hari Senin,” katanya.


Ia menegaskan, percepatan perbaikan jalan ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pemudik yang melintas di jalur Pantura Cirebon.


“Ini untuk kenyamanan arus mudik supaya nyaman dalam berkendara. Karena sebagian jalan ini ada yang rusak parah, banyak berlubang, akhirnya kita perhalus dengan pekerjaan hotmix ini,” ujarnya.


Sementara itu, akibat pengerjaan perbaikan jalan tersebut, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah sempat mengalami perlambatan di beberapa titik.


Tercatat ada tiga lokasi di jalur Pantura Cirebon yang tengah dilakukan perbaikan jalan, yakni di wilayah Kecamatan Susukan, Pangenan, serta Pantura Losari yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.


Meski sempat menimbulkan antrean kendaraan, proses perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas jalur Pantura sehingga lebih aman dan nyaman dilintasi oleh para pemudik saat Lebaran nanti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.