Drama 7 Gol di Stadion Kanjuruhan, Arema FC Tumbang 3-4 dari Bali United
Samsul Arifin March 07, 2026 06:32 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC harus menelan pil pahit saat menjamu Bali United. 

Tujuh gol tercipta di laga Arema FC Vs Bali United dalam lanjutan kompetisi Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang pada Jumat (6/3/2026).

Tiga gol bagi Arema FC dan empat gol bagi Bali United yang meraih kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung cukup dramatis ini.

Unggul dua gol di babak pertama melalui kaki Teppei Yachida pada menit 22 dan Diego Campos do menit 27, Bali United tampil cukup percaya diri.

Justru Arema FC yang harus tampil di bawah tekanan dihadapan ribuan suporter Aremania yang hadir.

Baca juga: Usung Misi Balas Dendam, Pelatih Arema FC Siapkan Strategi Khusus Atasi Kecepatan Bali United

Serangan Arema FC Belum Maksimal

Bali United, cukup mudah dalam mengobrak-abrik lini pertahanan Singo Edan.

Koordinasi antar pemain yang tidak terlalu baik di lini belakang membuat Gianluca Pandeynuwu harus memungut bola dua kali dari jala gawangnya pada babak pertama ini.

Gol tersebut juga menodai laga debut Gianluca Pandeynuwu bersama tim Singo Edan.

Arema FC bukan tanpa serangan. Beberapa kali Gabi dari sektor sayap menggempur pertahanan Bali United.

Arema FC Bangkit di Babak Kedua

Akan tetapi, final pass yang kurang baik membuat upaya dalam menciptakan peluang selalu gagal dilakukan oleh punggawa Singo Edan.

Solidnya pertahanan Bali United juga kerap menggagalkan upaya serangan yang dibangun oleh punggawa Arema FC.

Arema FC hampir saja memperkecil kedudukan pada menit 32, setelah sepakan Ikhsan Lestaluhu masih menyamping dari tiang gawang Bali United.

Sementara transisi Bali United yang lebih efektif dalam merepotkan lini tengah Arema FC.

Baca juga: Arema FC Siap Tempur Hadapi Bali United, Marcos Santos Waspadai Rekor Tandang Lawan

Permainan terbuka yang dilakukan oleh kedua tim membuat jual beli serangan dilakukan oleh keduanya.

Namun hingga babak pertama berakhir, skor 0-2 masih bertahan untuk keunggulan Bali United atas Arema FC.

Memasuki babak kedua, Arema FC memasukkan Valdeci dan Alfarizi menggantikan posisi Pablo Oliveira dan Ikhsan Lestaluhu.

Sementara Bali United memasukkan Rizky Dwi menggantikan Diego Campos sang pencetak gol kedua bagi Semeton Dewata.

Terbukti, masuknya dua pemain ini membuat intensitas serangan Arema FC meningkat.

Gol Balasan dan Penalti Dalberto

Singo Edan bermain bak kesetanan dengan terus menerus menyerang lini pertahanan Bali.

Beberapa kali peluang mereka ciptakan dari proses bola mati.

Baik itu melalui sepak pojok maupun tendangan bebas.

Gol bagi Arema FC pun akhirnya tercipta pada menit 64.

Dalberto sukses mencatatkan namanya di papan skor usai membobol gawang Bali United.

Memanfaatkan umpan dari Rio Fahmi, Dalberto sukses menendang bola yang gagal ditepis oleh penjaga gawang Bali United Mike Hauptmijer.

Namun dua menit berselang, Bali United kembali memperlebar jarak setelah Teppei Yachida kembali mencetak gol.

Sepakannya kembali memperdaya Gianluca Pandeynuwu yang harus kembali memungut bola untuk ketiganya kalinya.

Skor pun berubah menjadi 1-3 untuk keunggulan sementara Bali United.

Demi mengamankan skor, pelatih Bali United Jan Jensen memasukkan Yusuf Maulana dan Bagas Adi Nugroho di lini pertahanan.

Memasuki menit 75, Arema FC mendapatkan penalti, setelah pemain yang baru masuk Yusuf Maulana terbukti handsball di kotak terlarang.

Dalberto yang menjadi eksekutor, kembali sukses membobol gawang Bali United untuk kedua kalinya dalam pertandingan ini.

Skor pun kembali berubah menjadi 2-3 masih untuk keunggulan Bali United atas Arema FC.

Pada menit 83, Dalberto hampir saja kembali membobol gawang Bali United.

Namun sundulannya masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Bali United Mike Hauptmijer.

Bali United kembali membobol gawang Arema FC.

Kali ini koordinasi yang buruk di lini pertahanan Arema FC berujung petaka.

Niat memberikan bola kepada kiper Arema FC, sundulan Betinho justru meluncur ke gawang sendiri.

Gianluca Pandeynuwu gagal menangkap bola tersebut.

Skor pun kembali berubah menjadi 2-4 untuk keunggulan Bali United.

Semenit berselang, giliran Arema FC kembali membobol gawang Bali United.

Sepakan keras Valdeci sempat mengenai kaki Kadek Arel yang gagal menyapu bola dengan baik.

Alhasil bola meluncur deras ke dalam gawang Bali United.

Skor pun berubah menjadi 3-4.

Hingga waktu 90+9 berakhir, skor 3-4 pun bertahan untuk kemenangan Bali United.

Hasil ini membuat Bali United mampu mengakhiri trend negatif selama enam pertandingan beruntun yang sebelumnya mereka lakoni.

Sementara bagi Arema FC, hasil ini semakin memperpanjang tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.