Singo Edan harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor dramatis 3-4 dalam laga yang dipenuhi drama hujan gol.
Debut Gianluca Pandeynuwu di bawah mistar gawang Arema FC pun berakhir pahit, setelah harus memungut bola sebanyak empat kali dari jalanya sendiri.
Berikut ulasan selengkapnya:
Arema FC dipermalukan Bali United 3-4 dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-24 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (6/3/2026) malam.
Babak pertama berakhir 0-2 untuk keunggulan Bali United. Dua gol Bali United di babak pertama dicetak melalui kaki Teppei Yachida pada menit 22 dan Diego Campos pada menit 27.
Arema FC tampil di bawah tekanan dalam pertandingan ini, sedangkan Bali United cukup mudah dalam mengobrak-abrik lini pertahanan Singo Edan.
Baca juga: Polres Malang Siapkan 777 Personel Gabungan untuk Amankan Laga Arema FC Vs Bali United di Kanjuruhan
Koordinasi yang tidak terlalu baik antar pemain membuat Gianluca Pandeynuwu harus memungut bola dua kali dari jala gawangnya.
Gol tersebut juga menodai laga debut Gianluca Pandeynuwu bersama tim Singo Edan.
Arema FC bukan tanpa serangan. Beberapa kali Gabi dari sektor sayap menggempur pertahanan Bali United.
Akan tetapi, final pass yang kurang baik membuat upaya dalam menciptakan peluang selalu gagal dilakukan oleh penggawa Singo Edan.
Solidnya pertahanan Bali United juga kerap menggagalkan upaya serangan yang dibangun oleh penggawa Arema FC.
Arema FC hampir saja memperkecil kedudukan pada menit 32, setelah sepakan Ikhsan Lestaluhu masih menyamping dari tiang gawang Bali United.
Sementara transisi Bali United lebih efektif dalam merepotkan lini tengah Arema FC.
Permainan terbuka yang dilakukan oleh kedua tim membuat jual beli serangan dilakukan oleh keduanya. Namun, hingga babak pertama berakhir, skor 0-2 masih bertahan untuk keunggulan Bali United atas Arema FC.
Memasuki babak kedua, Arema FC memasukkan Valdeci dan Alfarizi menggantikan posisi Pablo Oliveira dan Ikhsan Lestaluhu.
Sementara Bali United memasukkan Rizky Dwi menggantikan Diego Campos sang pencetak gol kedua bagi Serdadu Tridatu.
Terbukti, masuknya dua pemain ini membuat intensitas serangan Arema FC meningkat.
Singo Edan bermain bak kesetanan dengan terus-menerus menyerang lini pertahanan Bali.
Baca juga: Kabar Mantan Arema FC Carlos Fortes, Sempat Menganggur Resmi Gabung Klub Vietnam SLNA FC
Beberapa kali peluang mereka ciptakan dari proses bola mati, baik melalui sepak pojok maupun tendangan bebas.
Gol bagi Arema FC pun akhirnya tercipta pada menit 64. Dalberto sukses mencatatkan namanya di papan skor usai membobol gawang Bali United.
Memanfaatkan umpan dari Rio Fahmi, Dalberto sukses menendang bola yang gagal ditepis oleh penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmijer.
Namun, dua menit berselang, Bali United kembali memperlebar jarak setelah Teppei Yachida kembali mencetak gol.
Sepakannya kembali memperdaya Gianluca Pandeynuwu yang harus kembali memungut bola untuk ketiganya kalinya.
Skor pun berubah menjadi 1-3 untuk keunggulan sementara Bali United.
Demi mengamankan skor, pelatih Bali United Jan Jensen memasukkan Yusuf Maulana dan Bagas Adi Nugroho di lini pertahanan.
Memasuki menit 75, Arema FC mendapatkan penalti setelah pemain yang baru masuk, Yusuf Maulana, terbukti handsball di kotak terlarang.
Dalberto yang menjadi eksekutor kembali sukses membobol gawang Bali United untuk kedua kalinya dalam pertandingan ini. Skor pun kembali berubah menjadi 2-3 masih untuk keunggulan Bali United atas Arema FC.
Pada menit 83, Dalberto hampir saja kembali membobol gawang Bali United, namun sundulannya masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmijer.
Bali United kembali membobol gawang Arema FC. Kali ini koordinasi yang buruk di lini pertahanan Arema FC berujung petaka.
Niat memberikan bola kepada kiper Arema FC, sundulan Betinho justru meluncur ke gawang sendiri.
Gianluca Pandeynuwu gagal menangkap bola tersebut. Skor pun kembali berubah menjadi 2-4 untuk keunggulan Bali United.
Semenit berselang, giliran Arema FC kembali membobol gawang Bali United. Sepakan keras Valdeci sempat mengenai kaki Kadek Arel yang gagal menyapu bola dengan baik.
Alhasil, bola meluncur deras ke dalam gawang Bali United. Skor pun berubah menjadi 3-4.
Hingga waktu 90+9 berakhir, skor 3-4 pun bertahan untuk kemenangan Bali United.
Hasil ini membuat Bali United mampu mengakhiri tren negatif selama enam pertandingan beruntun yang sebelumnya mereka lakoni.
Sementara bagi Arema FC, hasil ini semakin memperpanjang tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan.
Dalam pertandingan ini, Singo Edan tidak diperkuat oleh sejumlah pemain inti.
Penjaga gawang Adi Satryo harus absen dalam pertandingan ini karena masih dalam proses pemulihan setelah mengalami cedera di kepala.
Posisinya digantikan oleh Gianluca Pandeynuwu yang menjalani laga debutnya di tim Arema FC.
Sementara Betinho yang sempat diragukan tampil justru menjadi starting line up dalam pertandingan ini.
Hanya Matheus Blade yang harus absen di laga ini karena mengalami akumulasi kartu kuning.
Di sisi lain, Bali United tampil dengan skuad terbaiknya. Pelatih Jan Jensen menurunkan tujuh legiun asing sekaligus dalam laga ini.
Arema FC
1. Gianluca Pandeynuwu
2. Hansamu Yama Pranata
3. Pablo Oliveira
4. Julian Guevara
5. Rio Fahmi
6. Ikhsan Lestaluhu
7. Dalberto
8. Joel Vinicius
9. Betinho
10. Gustavo Franca
11. Gabriel Silva
Bali United
1. Mike Hauptmijer
2. Joao Ferrari
3. Kadek Arel
4. Goppel
5. Boris Kopitovic
6. Peter Receveur
7. Teppei Yachida
8. Ricky Fajrin
9. Irfan Jaya
10. Kadek Agung
11. Diego Campos