Penggeledahan 7 Jam di Setda Pekalongan, Penyidik KPK Bawa 5 Koper
muslimah March 07, 2026 07:55 AM

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Jumat (6/3/2026).

Penggeledahan yang berlangsung sekitar tujuh jam itu dilakukan, pasca-operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan.

Pantauan Tribunjateng.com, belasan penyidik KPK mulai melakukan penggeledahan sekitar pukul 11.00 WIB dan baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Sekda Kabupaten Pekalongan Ungkap KPK Geledah 4 Ruang, Saat Ini Masih di Ruang Bupati Fadia Arafiq

Baca juga: KH Nur Shodiq Paparkan Kiprah Kiai Raden Asmara Shufhi, Tokoh Islam Legendaris di Wonosobo

KPK LAKUKAN PENGGELEDAHAN - Tim penyidik KPK didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar saat menggeledah Kantor Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Jumat (6/3/2026). 
KPK LAKUKAN PENGGELEDAHAN - Tim penyidik KPK didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar saat menggeledah Kantor Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Jumat (6/3/2026).  (TRIBUN JATENG/Indra Dwi Purnomo)

Selama proses tersebut, tim penyidik memeriksa beberapa ruangan penting di kompleks Setda Kabupaten Pekalongan.

Ruangan yang digeledah di antaranya, ruang Bupati Pekalongan, ruang Sekretaris Daerah, Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), serta Bagian Perekonomian.

Dari hasil penggeledahan tersebut, tim penyidik KPK membawa sejumlah barang yang dimasukkan ke dalam beberapa koper dan kardus.

Tiga koper berukuran besar, dan satu kardus besar terlihat dimasukkan ke dalam bagasi kendaraan tim KPK.

Sementara itu, dua koper berukuran lebih kecil dibawa langsung oleh penyidik saat meninggalkan kompleks kantor Setda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain di kantor Setda Kabupaten Pekalongan, KPK juga melakukan penggeledahan di beberapa lokasi lain.

Di antaranya rumah pribadi Bupati Pekalongan yang berada di Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, rumah dinas bupati, serta rumah salah satu anggota DPRD Kabupaten Pekalongan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh KPK di lingkungan kantor Setda.

"Penggeledahan berlangsung sekitar tujuh jam, dari siang hingga malam," ujar Akbar.

Saat ditanya mengenai ruangan yang paling lama diperiksa oleh penyidik, Akbar hanya tersenyum tanpa memberikan keterangan lebih lanjut. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.