Dua Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di Parigi Moutong dalam Sehari, Satu Titik Sulit Dijangkau
Regina Goldie March 07, 2026 10:29 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Jumat (6/3/2026).

Kebakaran tersebut masing-masing terjadi di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, serta Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong, kejadian pertama terjadi di Desa Baliara.

Peristiwa itu dilaporkan pada pukul 11.50 Wita setelah api mulai membakar area lahan sekitar pukul 10.45 Wita.

Petugas pemadam kebakaran bersama aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat langsung melakukan upaya pemadaman.

Setelah beberapa waktu dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Baca juga: Wabup Sigi Bahas Kerja Sama Program Sosial dan Peningkatan Layanan Kesehatan

Namun, pada malam hari di tanggal yang sama, kebakaran kembali dilaporkan terjadi di wilayah berbeda.

Kebakaran hutan dan lahan dilaporkan terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara.

Laporan diterima Pusdalops BPBD Parigi Moutong pada pukul 21.26 Wita, sementara kejadian diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 20.50 Wita.

Api Karhutla di Avolua Parigi Mout Merambat Turun ke Perkebunan Warga
Dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Jumat (6/3/2026). (Handover)

Tim gabungan dari BPBD, Damkar Parigi Moutong, aparat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas langsung melakukan koordinasi untuk penanganan di lapangan.

Namun hingga laporan terakhir diterima, api masih belum berhasil dipadamkan.

Kendala utama yang dihadapi tim adalah sulitnya akses menuju titik lokasi kebakaran.

Baca juga: Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Polsek Bokat Buol Bagikan Puluhan Paket Takjil di Depan Mako

Petugas belum dapat membawa kendaraan pemadam ke lokasi karena tidak tersedianya jalur akses yang memadai.

BPBD Parigi Moutong menyebutkan luas area kebakaran serta dampak yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan.

Tim di lapangan saat ini masih berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan yang tersedia, termasuk menggunakan tangki semprot gendong.

Hingga saat ini, penyebab dua kebakaran hutan dan lahan tersebut masih belum diketahui.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran lebih luas, terutama saat kondisi cuaca kering.
(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.