Kalender Jawa 7 Maret 2026 Weton Sabtu Pon, Diperingati Hari Pencabutan Mandat Presiden Soekarno
Rusaidah March 07, 2026 12:34 PM

POSBELITUNG.CO -- Simak weton tanggal 7 Maret 2026.

Berdasarkan kalender Jawa, tanggal 7 Maret 2026 merupakan weton Sabtu Pon.

Weton Sabtu Pon terbentuk dari kombinasi hari Sabtu dan pasaran Pon. 

Baca juga: Biodata Rina Nose, Pamer Hidung Mancung usai Operasi, Ungkap Alasan di Baliknya

Dalam perhitungan neptu Jawa, Sabtu memiliki nilai 9 dan Pon memiliki nilai 7, sehingga total neptu weton Sabtu Pon adalah 16. 

Neptu ini termasuk kategori tinggi yang mencerminkan pribadi berwibawa, penuh semangat, dan memiliki intuisi kuat. 

Orang yang lahir pada weton Sabtu Pon biasanya dikenal memiliki sifat tegas, berwibawa, dan penuh tanggung jawab. 

Mereka cenderung memiliki daya tarik alami, disegani oleh lingkungannya, dan sering dianggap sebagai sosok yang mampu memimpin. 

Namun, sifat tegas ini kadang membuat mereka terlihat keras kepala atau sulit menerima masukan.

Baca juga: Kalender Maret 2026, Bulan Paling Banyak Hari Libur, Berikut Daftarnya

7 Maret Hari Apa?

Tanggal 7 Maret 2026 jatuh pada hari Sabtu.

Ada sejumlah momen penting, baik nasional dan internasional yang diperingati setiap tanggal 7 Maret setiap tahunnya.

Hari peringatan adalah tanggal atau periode waktu tertentu yang dikhususkan untuk mengenang, merayakan, atau menumbuhkan kesadaran terhadap suatu peristiwa, nilai-nilai, hingga isu-isu penting.

Di Indonesia, tanggal 7 Maret diperingati sebagai Hari Pencabutan Mandat Presiden Soekarno oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS).

Hari Peristiwa Pencabutan Mandat Presiden Soekarno

Pada tanggal 7 Maret berpuluh tahun silam terjadi peristiwa pencabutan mandat Presiden Soekarno oleh MPRS. 

Hal ini buntut dari pertanggungjawaban Soekarno sebagai Presiden RI atas kejadian Gerakan 30 September (G30S) yang ditolak oleh MPRS.

Kejadian penolakan tersebut tepatnya terjadi pada 7 Maret 1967.

Tidak hanya pencabutan mandat Presiden Soekarno, MPRS juga mencabut gelar Pemimpin Besar Revolusi yang disandang oleh Soekarno.

Hal itu dilatarbelakangi peristiwa Supersemar yang memberi "mandat" kepada Jenderal Soeharto dalam rangka untuk memulihkan keamanan dan politik yang saat itu kacau pasca-peristiwa G30S.

Kala itu MPRS bersidang dan menghasilkan keputusan TAP MPR No. XXXIII/MPRS/1967 yang berisi sebagai berikut:

  • Mencabut kekuasaan pemerintahan dari tangan Presiden Soekarno
  • Menarik kembali mandat MPRS dari Presiden Soekarno dengan segala kekuasaannya sesuai UUD 1945
  • Mengangkat pengemban Tap Nomor IX/MPRS/1966 tentang supersemar itu sebagai pejabat Presiden hingga terpilihnya Presiden menurut hasil pemilihan umum.

Pada akhir Sidang Istimewa MPRS, Soeharto kemudian diberi mandat oleh MPRS sebagai Presiden pada 26 Maret 1968 menggantikan Soekarno.

Hari Alexander Graham Bell

Di Kanada, tanggal 7 Maret juga diperingati sebagai Hari Alexander Graham Bell.

Diketahui, Alexander Graham Bell merupakan seorang ilmuwan dan penemu yang terkenal salah satunya sebagai penemu telepon.

Bell diketahui memiliki ibu yang mengalami kondisi sebagian tunarungu.

Ayah Bell adalah seorang tokoh berpengaruh yang mengajar siswa tunarungu dan membina komunikasi dalam komunitas tunarungu.

Lantaran dikelilingi banyak tunarungu, membuat Bell bertekad untuk membantu orang-orang tunarungu.

Ia kemudian mulai menemukan banyak alat berkaitan dengan pendengaran. Salah satunya yang terkenal yakni telepon.

Selain telepon, Bell juga berjasa menemukan detektor logam dan mengembangkan Hydrodome, sebuah perahu yang mencetak rekor kecepatan laut dunia pada 1919.

Hari Alexander Graham Bell ini dibuat untuk merayakan banyaknya pencapaian yang dilakukan Alexander Graham Bell.

(Bangkapos.com/Tribunnews.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.