Kecamatan Kutasari Purbalingga Digelontor Rp 4,29 Miliar untuk Infrastruktur
khoirul muzaki March 07, 2026 10:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA- Kecamatan Kutasari memperoleh alokasi anggaran pembangunan sebesar Rp4,29 miliar pada tahun 2026. 

Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur, mulai jalan usaha tani, jaringan irigasi hingga pemeliharaan sejumlah ruas jalan melalui kelanjutan program Alus Dalane.


Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia, Pandi, saat menghadiri Tarawih Keliling (Tarling) Pemkab Purbalingga putaran ke-6 di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Jumat (6/3/2026).

“Tahun 2026 Kutasari mendapat alokasi pembangunan sebesar Rp4,29 miliar,” ujarnya.


Ia menegaskan program Alus Dalane akan terus dilanjutkan dengan target ke depan hampir seluruh jalan di Purbalingga berada dalam kondisi mantap.


“Program Alus Dalane sudah kita rasakan. Jalan di Kutasari menuju Purbalingga sudah halus, namun tetap harus hati-hati dalam berkendara. Jalan rusak bisa membuat celaka, jalan halus juga bisa kalau untuk kebut-kebutan,” kata Pandi .


Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan pembangunan agar hasil pekerjaan sesuai harapan.


“Silakan panjenengan mengawal agar hasil pekerjaan tidak asal-asalan,” tambahnya.


Secara rinci, anggaran kegiatan fisik di Kecamatan Kutasari tahun 2026 mencapai Rp4.290.893.740 yang dialokasikan untuk sejumlah proyek pembangunan.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Kabupaten Tegal Hari ke-18 Ramadan, Minggu 8 Maret 2026 

Di antaranya pembangunan jalan usaha tani di Desa Limbangan RT 12 dan RT 13 sebesar Rp165.934.840. Selain itu, terdapat pembangunan jaringan irigasi usaha tani di beberapa desa, seperti di Dusun Candimaya RT 17 RW 07 Desa Candiwulan sebesar Rp15.819.300, Dusun 2 Desa Sumingkir Rp165.223.800, serta di Desa Meri Rp94.915.800.


Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi jaringan irigasi, yakni di Daerah Irigasi (D.I) Kalitengah sebesar Rp545.000.000 dan D.I Situtirtomarto di Desa Karangbanjar sebesar Rp104.000.000.


Sementara itu, sebagian besar anggaran digunakan untuk pemeliharaan berkala sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Kutasari. Di antaranya pemeliharaan jalan Kutasari–Beji sebesar Rp1,6 miliar, jalan Walik–Karanggambas (lanjutan) Rp400 juta, serta jalan Tobong–Karangaglik Rp400 juta.


Selain itu juga dilakukan pemeliharaan jalan Karangreja–Karangklesem sebesar Rp300 juta, Karangaren–Purwadadi Rp150 juta, Candinata–Karangcegak (Tobong–Bumisari) Rp200 juta, serta jalan Candiwulan–Cendana sebesar Rp150 juta.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.