BANGKAPOS.COM, BANGKA – Suasana Masjid Al Huda di Desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung terasa lebih ramai dari biasanya, Jumat (6/3/2026).
Ratusan warga memadati masjid untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadhan yang menghadirkan ulama asal Palestina.
Safari Ramadhan ini diisi dengan santunan kepada puluhan anak yatim.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Lepar Pongok, Ipda Sasongko Yuliansya. Selain jajaran kepolisian dan pengurus masjid, kegiatan itu juga menghadirkan dua ulama Palestina.
Mereka yakni Syeh Ismail dan Syeh Mahmud yang memberikan tausiyah kepada masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain pengurus Masjid, Bhabinkamtibmas, jamaah salat Jumat, ibu-ibu majelis taklim, serta puluhan anak yatim dari desa setempat.
Baca juga: Video: Safari Ramadan di Belitung, Gubernur Hidayat Salurkan Bantuan Rp150 Juta ke 315 Penerima
Sasongko Yuliansya mengatakan kegiatan Safari Jumat tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Termasuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.
Kegiatan keagamaan rutin dilakukan lewat kolaborasi kepolisian bersama pemerintah desa setempat.
“Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk berbagi dengan anak-anak yatim di Desa Tanjung Sangkar,” ujar dia kepada Bangkapos.com.
Menurutnya, selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kegiatan Safari Jumat itu juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Lepar.
Setelah penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 30 anak yatim dari Desa Tanjung Sangkar.
Satu per satu anak maju ke depan untuk menerima bantuan. Para jamaah yang hadir turut mendoakan agar bantuan tersebut membawa keberkahan bagi penerimanya. Rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung hingga siang hari.
“Kebersamaan antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat berlanjut dengan kegiatan buka puasa bersama di Musala Polsek Lepar Pongok,” ucap Sasongko Yuliansya.
Melalui kegiatan tersebut Sasongko Yuliansya berharap hubungan antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat semakin erat. Paling penting bisa menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan itu, kedua ulama Palestina menyampaikan tausiyah di hadapan jamaah yang memenuhi masjid hingga ke halaman.
Ceramah yang disampaikan berisi sejarah panjang perjuangan rakyat Palestina serta kondisi yang tengah mereka hadapi saat ini.
Syeh Ismail menceritakan perjalanan masyarakat Palestina dalam mempertahankan tanah kelahiran mereka di tengah berbagai konflik yang berkepanjangan.
Ia juga mengajak umat Islam di Indonesia untuk terus mendoakan keselamatan dan kedamaian bagi rakyat Palestina.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)