TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Maskapai AirAsia membuka empat rute baru pemberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (7/3/2026).
Empat rute masing-masing menuju Surabaya, Palu, Luwuk, dan Kendari.
Pembukaan rute baru ini ditandai kedatangan pesawat AirAsia mengangkut 110 penumpang dari Surabaya.
Pesawat disambut prosesi water salute di apron bandara sebagai simbol dimulainya layanan penerbangan baru.
Setelah mendarat di Makassar, pesawat kemudian melanjutkan penerbangan menuju Kendari sekitar pukul 08.00 Wita dengan membawa sekitar 130 penumpang.
Head of Indonesia Affairs & Policy, Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi Soemawilaga, mengatakan AirAsia mengoperasikan pesawat tipe Airbus A320 melayani 4 rute baru.
Kapasitas pesawat mencapai 180 penumpang dalam satu kali penerbangan.
Baca juga: Persiapan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Jelang Ramadan
Makassar dipilih karena memiliki potensi besar sebagai pusat konektivitas di kawasan timur Indonesia.
Pihak maskapai melihat trafik penumpang dari dan menuju beberapa kota di wilayah tersebut cukup menjanjikan.
“Makassar ini merupakan hub penting di wilayah timur Indonesia dan memiliki potensi traffic yang cukup baik ke empat destinasi yang kami pilih,” katanya.
Ia menyebut keputusan membuka rute tersebut dilakukan setelah melalui analisis pasar oleh pihak maskapai.
Selain membuka rute baru, AirAsia juga menambah delapan frekuensi penerbangan tambahan dari Makassar.
"Frekuensi menghubungkan Makassar dengan Surabaya, Luwuk, Palu, dan Kendari," sebutnya.
Pada penerbangan perdana hari ini, pesawat bertolak dari Surabaya sekitar pukul 05.30 Wita menuju Makassar.
Pesawat kemudian melanjutkan perjalanan ke Kendari.
Sementara pesawat kedua dari Surabaya akan melanjutkan penerbangan menuju Luwuk.
Setelah dari Kendari, pesawat akan terbang ke Palu dan melakukan penerbangan bolak-balik sebelum kembali ke Surabaya.
"Dan pesawat terakhir ke Surabaya sekitar pukul 19.00 Wita malam dari Makassar," bebernya.
Adapun tarif tiket untuk rute Makassar–Kendari dipasarkan mulai sekitar Rp600 ribu.
Kemudian rute Makassar–Palu berkisar antara Rp700 ribu hingga Rp900 ribu.
"Sementara rute Makassar–Luwuk dijual sekitar Rp1,1 juta dan rute Makassar–Surabaya sekitar Rp700 ribu," sebutnya.
General Manager Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyambut baik pembukaan rute baru tersebut.
Ia mengatakan bandara Sultan Hasanuddin memang didesain sebagai hub yang menghubungkan wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia.
Kehadiran AirAsia diharapkan dapat meningkatkan konektivitas penerbangan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata di Sulawesi Selatan.
“Kami berharap penerbangan ini dapat menghubungkan wisatawan dengan berbagai objek wisata di Sulawesi Selatan, mulai dari wisata alam, kuliner hingga budaya,” ujarnya.
Minggus juga menyebut pihak bandara tengah bersiap mengantisipasi potensi lonjakan penumpang menjelang arus mudik.
Bandara Sultan Hasanuddin dijadwalkan membuka posko operasional mulai 13 Maret mendatang.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, terutama setelah adanya kebijakan penurunan harga tiket pesawat oleh pemerintah.
Saat ini pergerakan penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin masih relatif landai.
Jumlah penumpang yang dilayani berkisar antara 16 ribu hingga 20 ribu orang per hari.
"Biasanya kami bisa melayani per hari sekitar 30 ribu penumpang," ujarnya.