TribunLampung.co.id, Lampung Selatan - Hujan dengan intensitas cukup deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan mengakibatkan banjir di sejumlah permukiman, pada Jumat (6/3/2026) sore.
Sementara itu, seorang anak dilaporkan hanyut terbawa arus di Desa Kali Asin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Anak yang diduga terbawa arus berusia enam tahun bernama Diki.
Humas BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan itu.
Akibatnya, ratusan rumah warga di beberapa desa wilayah Kecamatan Jati Agung terendam air.
"Beberapa lokasi terdampak di antaranya berada di Desa Way Huwi, tepatnya di Perumahan Pemda Lampung, dengan sekitar 90 rumah warga terendam banjir," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga: Banjir di Bandar Lampung Telan 2 Korban Jiwa, BPBD: Terjadi di 38 Titik
Kemudian di Desa Karang Sari, banjir merendam sekitar 105 rumah di Perumahan Alfa Residen serta 99 rumah di Perumahan Fanis.
Sementara itu, di Desa Gedung Harapan, banjir merendam sekitar 50 rumah di Perumahan Diamond.
"Kondisi serupa juga terjadi di Desa Karang Anyar, di mana sekitar 50 rumah di Perumahan Pertama Asri terdampak genangan air," ujarnya.
Selain itu, sekitar 50 rumah warga di Desa Marga Agung juga turut terendam banjir. BPBD mencatat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut.
Namun di wilayah lain, tepatnya di Desa Kali Asin Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, seorang anak bernama Diki dilaporkan hanyut terbawa arus.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lampung Selatan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi warga terdampak.
Petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan di wilayah Lampung Selatan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )