Ramadan di Tengah Konflik Global, Bupati Kebumen Pastikan Stok Pangan hingga Lebaran Aman
khoirul muzaki March 07, 2026 12:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan bersinergi dengan Badan Pangan Nasional serta Alumni SMAN 1 Kebumen Angkatan 1996 menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman parkir depan Pendopo Kabumian, Jumat (6/3/2026). 

Kegiatan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan menjelang IdulFitri 1447 H.

Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani beserta jajaran asisten dan kepala OPD terkait mengikuti teleconference bersama Gubernur Jawa Tengah mengenai pelaksanaan GPM serentak di 35 kabupaten/kota se-Jateng. 

Usai koordinasi tersebut, kegiatan pasar murah yang melibatkan 20 vendor dan tenant ini resmi dimulai.

Bupati Lilis Nuryani menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir memberikan rasa tenang bagi masyarakat melalui harga pangan yang terjangkau. 

Ia memastikan ketersediaan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Lebaran dalam kondisi aman, sehingga warga tidak perlu melakukan panic buying.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat untuk menyukseskan gerakan "Stop Boros Pangan" dengan merencanakan menu sahur dan berbuka secara lebih terukur.

"Harga yang ditawarkan di sini berada di bawah harga pasar karena komoditas didatangkan langsung dari produsen, petani, dan peternak, sehingga memotong mata rantai distribusi," ujar Bupati Lilis.

Berbagai komoditas yang dijual antara lain:
 * Beras SPHP: Rp60.000 per 5 kg.
 * Minyak Goreng: Rp15.500 per liter.
 * Telur Ayam: Dijual mulai harga Rp24.000 per kg.
 * Daging Ayam: Rp17.500 per 0,5 kg.
 * Gula Pasir: Mulai dari Rp16.000 per kg.
 * Aneka Sayur & Cabai: Mulai dari Rp5.000 per paket.

Program GPM ini merupakan bagian dari rangkaian intensif di tahun 2026 yang telah dilaksanakan lebih dari 100 kali di berbagai desa, termasuk program khusus "GPM Jumpa Ramadan" yang diadakan setiap hari Jumat selama bulan puasa.

Wulan, salah satu warga Kebumen yang turut mengantre, mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini.

 "Harga telur cuma Rp24.000, lebih murah dibanding harga pasar yang bisa mencapai Rp30.000. Lumayan banget bisa buat modal bikin nastar Lebaran," ungkapnya. 

Wulan berharap kegiatan serupa dapat rutin digelar ke depannya, sembari menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kebumen yang telah hadir memberikan solusi bagi masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.