Pengakuan Pencuri Makanan yang Minta Rp 1 M untuk Uang Damai, Baru Bayar Hasil Curian Usai Viral
Vivi Febrianti March 07, 2026 12:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pasangan suami istri Zendhy Kusuma dan Evi Santi mengaku sudah membayar makanan yang ia bawa di kasus pencurian restoran Bibi Kelinci milik selebgram Nabilah Obrien.

Hal itulah yang menjadi alasan dirinya melaporkan Nabilah Obrien dan meminta uang damai Rp 1 miliar.

Zendhy juga meminta Nabilah membuat postingan yang menyatakan kalau dirinya telah memfitnah pasutri tersebut.

Setelah itu, dirinya malaporkan Nabilah Obrien ke Polda Metro Jaya pada 30 September 2025.

Zendhy dan Evi juga sudah lebih dulu dilaporkan oleh Nabilah pada 25 September 2025.

Nabilah kemudian dilaporkan balik oleh Zhendy atas dugaan pencemaran nama baik dan penyerangan kerhormatan serta fitnah di media sosial.

Pada akhir Februari 2026 kedua kasus itu naik ke tahap penyidikan.

Baik Nabilah maupun ZK dan ERS kini ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan status tersangka mereka hanya berselang empat hari.

Polsek Mampang menetapkan ZK dan ERS sebagai tersangka pencurian pada 24 Februari 2026.

Pasutri itu dijadwalkan menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka pada Senin (9/3/2026). Namun pemeriksaan harus ditunda atas permintaan keduanya.

“Tersangka dijadwalkan untuk pemeriksaan pada Senin, 9 Maret 2026, tapi kuasa hukumnya telah mengirimkan surat permohonan penundaan pemeriksaan,” jelas Kapolsek Mampang Prapatan, AKP Dian Purnomo dikutip dari Kompas.com.

Sementara, Nabilah ditetapkan sebagai tersangka pada 28 Februari 2026, dua hari setelah ia terakhir kali diperiksa oleh penyelidik.

Menurut pihak Nabilah, penetapan tersangka ini janggal karena terlalu cepat.

“Hal ini janggal karena sangat cepat. Kita tahu bahwa proses approval untuk penetapan tersangka itu tidak semudah itu,” tutur Goldie.

Pengakuan Zhendy

Rupanya dalam pengakuannya di depan penyidik, Zhendy dan Evi mengaku telah melakukan pembayaran secara transfer ke pihak Nabilah.

Hal itu justru baru diketahui oleh Nabilah saat dirinya diperiksa oleh penyidik.

Nabilah baru tahu bahwa Zendhy sempat mengirimkan uang pembayaran sebesar total Rp 1,1 juta ke restoran usai aksi keduanya viral.

Berdasarkan surat klarifikasi dan tuntutan pasutri tersebut, keduanya mengaku membayar sebanyak dua kali.

Pembayaran pertama sebesar Rp 550.000 dilakukan dengan metode setor tunai pada 27 September 2025 atau delapan hari setelah kejadian. 

Baca juga: Minta Uang Damai Rp 1 M dari Pemilik Restoran, Pencuri Makanan Minta Nabilah Obrei Ngaku Fitnah

Sementara, pembayaran kedua dilakukan sebulan kemudian dengan metode transfer, nominalnya juga Rp 550.000.

Itu artinya pembayaran baru dilakukan setelah Nabilah melaporkan keduanya ke polisi.

“Nabilah dan Kevin (suami Nabilah O'Brien) harus mengakui sudah menerima uang Rp 550.000 dua kali melalui setor tunai dan transfer atas nama ZK,” kata pelaku dalam surat tuntutannya, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Dalam surat konfirmasi itu pula, Zendhy menyebut struk pembelian yang diunggah Nabilah di media sosial nominalnya tidak sesuai dengan pesanannya.

Namun, Nabilah mengaku tak tahu menahu terkait pembayaran itu.

Nabilah baru tahu pasutri itu mentransfer uang usai kasus ini bergulir di kepolisian.

“Berdasarkan pemeriksaan terakhir, penyidik menunjukkan bukti pembayaran atas nama Bapak Z,” kata Goldie.

Goldie memastikan, pembayaran dilakukan tanpa adanya konfirmasi kepada restoran maupun Nabilah yang secara personal sudah berkomunikasi dengan Zendhy sejak awal. 

“Tiba-tiba pembayaran aja. Tidak pernah konfirmasi ke klien kami sama sekali. Jadi kami juga bingung sebenarnya,” ujar dia.

Meskipun telah melakukan pembayaran, menurut Goldie, tindak pidana yang dilakukan Zendhy dan Evi  tak bisa gugur begitu saja.

Katanya, polisi menilai bahwa bukti yang diserahkan Nabilah dalam laporannya sudah cukup untuk menetapkan pasutri itu sebagai tersangka tindak pencurian.

“Walaupun sudah dibayar, pencurian tetap sudah terjadi secara sempurna di sini. Ini TKP-nya (restoran). CCTV-nya nyata, korbannya nyata, kerugian materilnya nyata. Pun pihak Z dan E telah menjadi tersangka kok di Polsek,” tutur Goldie.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.