TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Sejumlah warga di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ), mengaku merasakan getaran cukup kuat akibat gempa bumi pagi tadi, Sabtu (7/3/2026).
Gempa bermagnitudo 3,8 Magnitudo mengguncang Bulungan, sekira pukul 08.51 WITA pagi tadi.
Kesaksikan warga Tanjung Selor, ada yang menyebut getaran gempa Bulungan terasa seperti truk melintas.
Ada pula warga Tanjung Selor yang merasa rumahnya seperti diseruduk alat berat.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ), pusat gempa (episenter) terletak pada koordinat 2.73° LU dan 117.56° BT.
Lokasi tepatnya berada di darat, pada jarak 65 km arah timur Bulungan, dengan kedalaman yang cukup dangkal, yakni 4 km.
Baca juga: Gempa Magnitudo 3.9 Guncang Bulungan Kalimantan Utara Kedalaman 2 Km Pagi Ini, Info via BMKG
Julianti (33), warga Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor, mengatakan dirinya sempat terkejut dan panik karena getaran gempa terasa begitu kuat.
Menurut Julianti, ia merasakan rumahnya bergetar seakan diseruduk oleh alat berat.
"Saya rasakan tadi gempanya cukup kuat, rasanya macam diseruduk alat berat rumah ini," ucap Julianti.
Meskipun tidak ada laporan adanya kerusakan akibat gempa bumi ini, namun Julianti tetap terkejut.
"Tidak ada yang rusak, tapi tetap saja terkejut," sebutnya.
Hal sama juga dirasakan Sumarmi (55), warga Jalan Tiga Tawai, Tanjung Selor, yang lebih kaget karena saat terjadi gempa ada suara dentuman yang sempat dikira guntur.
"Tadi kami sedang tutup pintu mau pergi keluar jalan.
Nah anak saya bilang sumpah ada gempa ini, terus saya jawab enggak ini guntur," kata Sumarmi.
Kemudian tidak selang beberapa lama, ternyata teman-teman kontak WhatsApp miliknya telah membuat update story gempa.
"Berarti suara 'gelodak' tadi itu gempa bukan guntur.
Saya kita anak saya halu, ternyata teman-teman lain sudah update story kalau gempa," ungkapnya.
BMKG Tanjung Harapan merilis untuk gempa bumi yang terjadi, merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal.
Hal ini karena memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.
Oleh sebab itu BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan isu-isu liar.
Baca juga: Gempa Magnitudo 4.7 Guncang Borong Provinsi NTT Hari Ini, Cek Info BMKG
Sebelum Terjadi gempa bumi
A. Kunci Utama adalah
Mengenali apa yang disebut gempa bumi;
Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll);
Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;
Belajar melakukan P3K;
Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;
Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.
C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal
Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.
Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material
Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah
Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (misalnya lampu dll).
E. Alat yang harus ada di setiap tempat
Kotak P3K;
Senter/lampu baterai;
Radio;
Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi gempa bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll;
Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;
Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan
B. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka
Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll
Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah
C. Jika Anda sedang mengendarai mobil
Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;
Lakukan point B.
D. Jika Anda tinggal atau berada di pantai
Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
E. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan
Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi gempa bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib;
Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;
Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;
Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
B. Periksa lingkungan sekitar Anda
Periksa apabila terjadi kebakaran.
Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik.
Periksa aliran dan pipa air.
Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll)
C. Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa
Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
D. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa
Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
E. Mendengarkan informasi.
Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan).
F. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
G. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo'a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.
(*)
Penulis : Desi Kartika