Bupati Lampung Selatan Tinjau Lokasi Banjir di Jati Agung, Ratusan Warga Terdampak
Robertus Didik Budiawan Cahyono March 07, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Banjir rendam beberapa wilayah Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan sehingga ratusan warga terdampak, Jumat (6/3/2026).

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama langsung turun meninjau lokasi banjir usai menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Kalianda.

Bupati Egi didampingi Wakil Bupati M Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik yang terdampak banjir, di antaranya Desa Gedung Harapan, Desa Margo Agung, dan Dusun 3 Desa Jati Mulyo.

Saat tiba di lokasi, kondisi air di sejumlah wilayah masih cukup tinggi dan belum sepenuhnya surut.

Baca juga: Satu Anak Dilaporkan Hanyut saat Banjir di Lampung Selatan

Bupati dan rombongan mengecek langsung kondisi banjir sekaligus memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak berjalan cepat.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Radityo Egi Pratama menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan untuk segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak.

"Saya minta camat segera mendata seluruh warga yang terdampak banjir agar penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat," kata Egi.

Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, termasuk bantuan air bersih.

"Kami akan mengirimkan bantuan, termasuk air bersih untuk membantu warga membersihkan rumah yang terdampak banjir. Yang terpenting saat ini masyarakat aman, sehat, dan kebutuhan pangan terpenuhi," ujarnya.

Sebelum Bupati dan Wakil Bupati tiba di lokasi, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan telah lebih dulu melakukan evakuasi warga dan membantu pengaturan lalu lintas di wilayah terdampak.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi banjir serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 15.00 WIB.

Debit air meningkat dengan cepat hingga akhirnya meluap ke permukiman warga. Di Desa Gedung Harapan, luapan air yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB bahkan sempat menutup akses Jalan Kota Baru.

Derasnya arus banjir juga menyebabkan dua unit mobil terseret arus air. Sementara di Desa Margo Agung, banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Salah seorang warga, Sri Utari, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dan terus meningkat hingga merendam rumah warga. "Air naik cepat sekali, sekitar jam empat sore sudah tinggi," ujarnya.

Data sementara hingga pukul 23.30 WIB mencatat sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Margo Agung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 warga terpaksa mengungsi di Gedung KDMP Margo Agung.

Di Desa Jati Mulyo, banjir juga dipicu jebolnya tanggul Bendungan Way Panas di Dusun 3 sehingga air meluap ke area permukiman warga.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.