Awal Maret Ini Subsidi Harga Tiket Speedboat Reguler Rp 100 Ribu Mulai Berlaku, Rute Tarakan-Malinau
Junisah March 07, 2026 03:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Program subsidi tiket speedboat reguler bagi masyarakat Kabupaten Malinau Kalimantan Utar kembali beroperasi untuk tahun anggaran 2026 dimulai awal Maret ini.

Kebijakan yang bersumber dari APBD Malinau tersebut merupakan kelanjutan program tahun sebelumnya guna meringankan beban biaya transportasi air bagi warga lokal.

Berbeda dengan pola operasional tahun lalu, konsentrasi pemberian subsidi tahun ini dialihkan untuk melayani arus kedatangan penumpang.

Jika sebelumnya subsidi diberikan untuk keberangkatan dari Malinau, saat ini Pemkab Malinau memprioritaskan potongan harga bagi penumpang dari Tarakan menuju Malinau.

Baca juga: Arus Mudik Padat Sambut Natal, Subsidi Moda Darat dan Sungai Malinau Kaltara Masih Berlaku

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau, Erly Sumiati mengonfirmasi subsidi sudah mulai melayani warga.

"Untuk tahun 2026 ini sudah mulai beroperasi. Rute yang disubsidi adalah rute dari Tarakan ke Malinau," ujar Erly Sumiati, Sabtu (7/3/2026).

Mengenai besaran potongan harga, Pemkab Malinau menetapkan angka yang sama dengan periode sebelumnya yakni senilai Rp 100 ribu per penumpang.

Dengan adanya subsidi tersebut, warga cukup membayar tiket senilai Rp 210 ribu dari harga normal yang saat ini menyentuh Rp 310 ribu per orang.

Syarat utama untuk mendapatkan manfaat ini adalah melampirkan bukti kependudukan berupa kartu identitas yang sah sebagai warga Kabupaten Malinau.

Speedboat Malinau 02 07032026.jpg
SUBSIDI TIKET SPEEDBOAT - Aktivitas kedatangan penumpang dari Tarakan di Pelabuhan Speedboat Malinau, Kalimantan Utara. Pemerintah daerah kembali menganggarkan subsidi transportasi air untuk meringankan beban masyarakat pada tahun 2026.

"Sama, untuk nilai yang disubsidi adalah Rp 100 ribu setiap orang. Syaratnya merupakan warga Malinau dibuktikan dengan kartu identitas asal Malinau," katanya.

Program ini rencananya akan terus berjalan sepanjang tahun 2026 selama kuota kursi yang dianggarkan dalam dokumen pelaksanaan anggaran masih tersedia.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini dapat langsung melakukan pembelian tiket melalui prosedur yang ditetapkan di pelabuhan keberangkatan di Tarakan.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.