Sosok Donny Fattah, Bassis God Bless, Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan 3 Penyakit Sekaligus
Eri Ariyanto March 07, 2026 04:05 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Bassis legendaris Donny Fattah yang dikenal sebagai salah satu pilar band rock ikonik God Bless dikabarkan meninggal dunia setelah berjuang melawan sejumlah penyakit serius.

Musisi senior tersebut mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif akibat tiga penyakit yang dideritanya dalam beberapa waktu terakhir.

Kepergian Donny Fattah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama musisi, serta para penggemar musik rock Indonesia.

Selama puluhan tahun berkarier, ia dikenal sebagai sosok bassis berpengaruh yang turut membentuk warna musik God Bless sejak awal berdiri.

Kini, dunia musik Indonesia kehilangan salah satu legenda yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan rock Tanah Air.

Baca juga: Kabar Duka dari Dunia Musik Indonesia, Sosok Bassis Pendiri Band Rock Legendaris Meninggal Dunia

Pemain bass grup band God Bless, Donny Fattah (76), meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026).

Kabar meninggalnya Donny Fattah disampaikan melalui akun Instagram resmi God Bless.

Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa Donny Fattah meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah meninggal dunia DONNY FATTAH, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta, di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta,” tulis God Bless, dikutip Kompas.com, Sabtu.

God Bless juga meminta doa atas meninggalnya Donny Fattah.

“Mohon dimaafkan jika terdapat kesalahan almarhum. Semoga amal dan seluruh kebaikannya diterima di sisi-Nya,” tulis God Bless lagi.

Sebagai informasi, Donny Fattah diketahui tengah berjuang melawan tiga penyakit sekaligus dalam dua tahun terakhir.

Donny mengidap sarkopenia, penyumbatan vaskular, dan penyakit autoimun.

Sarkopenia merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan massa dan kekuatan otot, yang berdampak pada penurunan fungsi fisik.

Sementara itu, penyumbatan vaskular adalah gangguan aliran darah akibat penyumbatan pembuluh darah yang dapat terjadi di berbagai bagian tubuh.

Sosok dan profil

Jidon Patta Onda Gagola (lahir 24 September 1949)[1] atau lebih dikenal dengan nama Donny Fattah adalah musisi, pencipta lagu Indonesia dan salah satu pendiri sekaligus bassis grup musik God Bless dan pernah tercatat sebagai anggota grup musik Gong 2000.

Donny sering terlibat dalam penggarapan album beberapa penyanyi yang bernuansa rock seperti Ikang Fawzi, Nicky Astria.

Konser grup musik rock God Bless di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta.
Konser grup musik rock God Bless di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta. (Kompas/ Lucky Pransisca)

Pendiri God Bless

Donny yang berdarah Maluku Utara ini terjun ke dunia musik sejak umur lima belasan tahun untuk membentuk grup band Harbour Beat bersama Bartje Van Houten dan Minggus Tahitoe pada tahun 1965. Kemudian Donny bergabung dengan Fancy Junior pada tahun 1968.

Donny Fattah, sang pembetot bass God Bless merupakan salah satu pendiri dan pilar utama grup rock, di samping Achmad Albar, Fuad Hassan(alm), Yockie, dan Ludwig Lemans.

Karier bernusik dimulai ketika mereka menggebrak pentas rock di Lemans Pub. Waktu itu masih memakai nama Crazy Wheels yang merupakan cikal bakal lahirnya God Bless yang dibentuk pada 5 Mei 1973, ketika mereka menembus panggung Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Cabikan bass gitarnya banyak memberikan sumbangsih terhadap warna musik dan Donny merupakan tipikal pemain bass yang selalu melakukan improvisasi, ketika beratraksi di atas panggung.

Ia diajarkan oleh para pemain bass top dunia, seperti Stanley Clarke dan Geedy Lee (Rush), permainannya semakin canggih dan selalu dinobatkan sebagai jawara bass Indonesia.[3] Gaya Donny sempat menjadi trendsetter bagi para pemain lokal, termasuk di Malaysia dan Singapura.

Ia memperkenalkan teknik funky thump yang diciptakan oleh pemain bass nomor satu dunia tahun 1978, Stanley Clarke. Teknik itu sempat menjadi tren baik di Indonesia maupun di beberapa negara di ASEAN.

Lima album plus dua single hit telah ia lahirkan bersama God Bless. Hal itu merupakan bukti kuat bahwa Donny tidak pernah absen dalam proyek album-album God Bless.

Bagi para fans grup ini dan pecinta musik rock nusantara tentu sudah tidak asing lagi dengan lagu-lagu karya Donny seperti Semut Hitam, She Passed Away, Musisi, Anak Adam atau Setan Tertawa.

D&R

Di tengah kepadatan jadwal show God Bless selama kurun waktu 1974-1976, Donny secara mengejutkan membuat proyek bersama sang adik,

Rudy Gagola bernama D&R yang berarti Donny dan Rudy Gagola. Album perdana D&R bertajuk Bawaku Serta dirilis tahun 1975 di bawah label Pramaqua. Album itu meledak dan menghasilkan beberapa hit antara lain Mimpi dan Datanglah Trang.

Album ini banyak menggandeng penyanyi-penyanyi top seperti Achmad Albar, Ida Noor, dan Djatu Parmawati. Sementara untuk musisi pendukung dibantu oleh Jockie Surjoprajogo, Keenan Nasution, Aries, Tommy, dan Leo. Untuk lirik banyak dibantu oleh Theodore K.S.

Proyek D&R berlanjut ketika merilis album kedua Episode (1978) produksi Jakson Records & Tapes. Album ini berbeda dengan album pertama baik dari segi lirik dan musik. Liriknya lebih banyak berisikan kritik sosial dan banyak memasukkan bunyi-bunyi sound effect yang disesuaikan dengan judul setiap lagu.

Proyek Kantata & Gong 2000

Pada saat God Bless mengalami kevakuman, Donny diajak Setiawan Djody untuk memperkuat formasi Kantata tahun 1990 yang menghasilkan album pertama berjudul Kantata Takwa. Proyek Grup Kantata ini berlanjut dengan menghasilkan album Kantata Samsara, Kantata Takwa Samsara, dan album Live pada tahun 1999 yang berbuntut kerusuhan.

Selain itu, Donny juga diajak Ian Antono untuk memperkuat formasi Gong 2000 tahun 1990 dan menghasilkan tiga album rekaman dan dua album konser yaitu Bara Timur, Laskar, dan Prahara. Sedangkan dua album konser yaitu Live in Jakarta 1992 dan 1 jam bersama Gong 2000.

Beda dengan posisinya di Kantata yang tidak ada lagu hasil karyanya, dalam formasi Gong 2000 donny Donny aktif menulis lagu antara lain Basa-Basi, Mulut-Mulut atau Penantian.

Aktifkan God Bless

Tahun 2002, Donny kembali berkumpul untuk kembali mengaktifkan God Bless.

Donny, Ian, dan Albar akhirnya sepakat untuk mengaktifkan lewat formasi baru.

Waktu itu, mereka mengajak Abadi Soesman yang sempat bergabung pada era 1979-1981, serta dua wajah baru yang masih muda yaitu Iwang Noorsaid dan Inang Noorsaid.

Kemunculan formasi baru ini sangat menyita perhatian publik, apalagi ketika mereka melakukan serangkaian tur dari cafe ke cafe yang dipadati oleh para maniak God Bless dan para pecinta musik cadas.

Diskografi

Bersama God Bless

Huma Di Atas Bukit - 1975

Cermin - 1980

Semut Hitam - 1988

Raksasa - 1989

Apa Kabar - 1997

The Story of God Bless (1990) - kompilasi

18 Greatest Hits of God Bless - (1992) - kompilasi 

Vonis (1990) - Single

Aku Bersaksi (1999) - Single

Godbless 36th - 2009

(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.