Jelang Lebaran 2026, JLS Trenggalek - Tulungagung yang Berlubang dan Longsor Diperbaiki
Titis Jati Permata March 07, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, TRENGGALEK - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali mempercepat perbaikan Jalur Lintas Selatan (JLS) Trenggalek–Tulungagung yang mengalami kerusakan dan longsor. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus mudik dan libur Idul Fitri 2026 berjalan lancar.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Timur, Andhika Tommy Ardiansyah, menargetkan seluruh perbaikan selesai pada H-10 Lebaran.

"Ada perbaikan patching (menambal) aspal dan targetnya H - 10 sudah selesai," kata Tommy kepada SURYA.co.id, Sabtu (7/3/2026).

Ruas Jalan Amblas dan Longsor Juga Jadi Perhatian


Selain jalan berlubang dan retak, Tommy juga menaruh perhatian pada ruas jalan yang mengalami penurunan, amblas, atau longsor.

Baca juga: JLS Tulungagung Diprediksi Padat di Momen Libur Nataru 2025, Polisi Siapkan Skema One Way

Tommy akan mengupayakan agar penurunan longsor tersebut tidak berlanjut sembari menunggu anggaran perbaikan secara permanen turun.

"Kami pastikan penurunan longsoran tersebut tidak berlanjut, kami hanya mempertahankan elevasinya supaya kendaraan tetap bisa melintas atau secara fungsional," lanjutnya.

Pasang Drainase Bawah Permukaan Aspal

Tommy menyebutkan kerusakan atau penurunan tersebut terjadi karena ada infiltrasi air di bawah aspal yang tidak terdeteksi saat pelaksanaan pembangunan proyek.

"Baru ketahuan kalau ada infiltrasi air yang terjadi sepanjang JLS Prigi sampai Karanggongso (Kecamatan Watulimo)," lanjutnya.

Untuk mengatasinya, Tonny akan memasang subdrain atau drainase bawah permukaan aspal yang dipasang di kaki lereng.

Fungsinya adalah menangkap aliran air yang masuk ke badan jalan agar air bisa langsung terbuang dan tidak meresap ke aspal.

"Begitu juga di lokasi longsoran kami akan memasang subdrain di bahu jalan sehingga jalannya tidak semakin turun," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.