TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 15.05 WITA.
Sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai sekitar pukul 15.15 WITA.
Baca juga: Daftar Cicilan KUR BSI Bulan Maret 2026 untuk Pinjaman Rp 1 Juta hingga Rp500 Juta
Wilayah yang berpotensi terdampak pada tahap awal antara lain Kabupaten Minahasa seperti Kombi, Kawangkoan Barat, dan Mandolang; Kabupaten Minahasa Selatan meliputi Tompaso Baru, Tareran, dan Amurang Timur; Kabupaten Minahasa Utara di Kema dan Likupang Timur; Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan di Posigadan, Pinolosian, dan Pinolosian Tengah; serta Kota Manado di wilayah Bunaken Kepulauan.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ini berpotensi meluas ke berbagai wilayah lain di Sulawesi Utara, termasuk sebagian besar daerah di Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Raya, hingga Kota Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 18.15 WITA.

Selengkapnya berdasarkan rilis BMKG:
Update Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 07 Maret 2026 pukul 15:05 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 15:15 WITA di
Kabupaten Minahasa: Kombi, Kawangkoan Barat, Mandolang,
Kabupaten Minahasa Selatan: Tompaso Baru, Tareran, Amurang Timur,
Kabupaten Minahasa Utara: Kema, Likupang Timur,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Posigadan, Pinolosian, Pinolosian Tengah,
Kota Manado: Bunaken Kepulauan
Dan dapat meluas ke wilayah
Kabupaten Minahasa: Danau Tondano, Tondano Barat, Tondano Timur, Eris, Lembean Timur, Kakas, Tompaso, Remboken, Langowan Timur, Langowan Barat, Sonder, Kawangkoan, Pineleng, Tombulu, Tombariri, Tondano Utara, Langowan Selatan, Tondano Selatan, Langowan Utara, Kakas Barat, Kawangkoan Utara, Tombariri Timur, Tompaso Barat,
Kabupaten Bolaang Mongondow: Sang Tombolang, Dumoga Barat, Dumoga Timur, Dumoga Utara, Lolak, Bolaang, Lolayan, Passi Barat, Poigar, Passi Timur, Bolaang Timur, Bilalang, Dumoga, Dumoga Tenggara, Dumoga Tengah,
Kabupaten Minahasa Selatan: Modoinding, Ranoyapo, Motoling, Sinonsayang, Tenga, Amurang, Tumpaan, Kumelembuai, Maesaan, Amurang Barat, Tatapaan, Motoling Barat, Motoling Timur, Suluun Tareran,
Kabupaten Minahasa Utara: Kauditan, Airmadidi, Wori, Dimembe, Likupang Barat, Kalawat, Talawaan, Likupang Selatan,
Kabupaten Minahasa Tenggara: Ratahan, Pusomaen, Tombatu, Touluaan, Touluaan Selatan, Silian Raya, Tombatu Timur, Tombatu Utara, Pasan, Ratahan Timur,
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara: Bintauna, Bolangitang Timur, Bolangitang Barat,
Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro: Tagulandang, Tagulandang Utara, Biaro, Tagulandang Selatan,
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: Tutuyan, Kotabunan, Nuangan, Modayag, Modayag Barat, Motongkad, Mooat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Bolaang Uki, Pinolosian Timur, Helumo, Tomini,
Kota Manado: Bunaken, Tuminting, Singkil, Wenang, Tikala, Sario, Wanea, Mapanget, Malalayang, Paal Dua,
Kota Bitung: Lembeh Selatan, Madidir, Ranowulu, Aertembaga, Matuari, Girian, Maesa, Lembeh Utara,
Kota Tomohon: Tomohon Selatan, Tomohon Tengah, Tomohon Utara, Tomohon Barat, Tomohon Timur,
Kota Kotamobagu: Kotamobagu Utara, Kotamobagu Timur, Kotamobagu Selatan, Kotamobagu Barat
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 18:15 WITA
Prakirawan BMKG - Sulawesi Utara
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini