Evakuasi Anak Sekolah akibat Bentrok Tanah Ulayat, Aparat Gelar Mediasi Warga di Adonara Flores NT
Muhammad Adnan Hidayat March 07, 2026 04:42 PM

Sementara terhadap warga rentan, personel mengevakuasi anak-anak sekolah yang masih berada di sekitar lokasi konflik.

Anak-anak tersebut diamankan di Mapolsek Adonara Timur untuk memastikan keselamatan mereka.

Di sisi lain, upaya penyelesaian konflik antar-kelompok warga ini terus dilakukan.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur kini tengah melakukan upaya mediasi agar konflik tidak semakin meluas.

Mediasi ini melibatkan Wakil Bupati Flores Timur bersama unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Dandim, Wakapolres, Forkopincam, dan Kesbangpol.

Namun hingga kini belum ada informasi terkait hasil mediasi yang mempertemukan warga Dusun Bele, Desa Waiburak dengan warga Desa Narasaosina.

Untuk diketahui konflik disebut besumber dari sengketa kepemilikan tanah adat.

Bentrokan dipicu oleh perselisihan kepemilikan lahan di sekitar lokasi Toko Serba 35 yang sudah berlangsung lama.

Situasi memanas hingga terjadi aksi lempar bom rakitan dan penggunaan senjata api rakitan oleh massa yang bertikai.

Jumlah kerusakan akibat bentrok tersebut meliputi delapan rumah, dua gudang kopra, satu tempat cuci motor, satu kios, serta satu unit rumah kos dengan enam kamar.

Sementara itu, lima orang warga mengalami luka tembak dari senjata rakitan saat bentrokan terjadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.