Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengajak masyarakat memanfaatkan sisa Ramadan untuk meningkatkan ibadah saat menghadiri tarawih keliling dan pengajian Nuzulul Quran di Masjid Raya Klaten, Jumat (6/3/2026).
Tarawih keliling Pemerintah Kabupaten Klaten kembali digelar pada Jumat (6/3/2026). Kali ini kegiatan berlangsung di Masjid Raya Klaten, salah satu masjid terbesar milik pemerintah daerah.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan kegiatan tersebut merupakan tarling kelima selama Ramadan tahun ini.
“Alhamdulillah malam hari ini bisa tarling yang kelima. Ini spesial di Masjid Raya. Ini masjid yang bersejarah,” ujarnya.
Ia juga menyinggung momen kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran.
“Alhamdulillah momennya juga spesial dalam rangka memperingati Nuzulul Quran,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat bersyukur karena masih dapat menjalani Ramadan hingga saat ini.
“Tentu kita bersyukur, bersama-sama di bulan suci Ramadan ini kita bisa melalui sampai detik ini dan tentu kita berdoa bersama agar kita bisa selesai sampai dengan akhir bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan baik hingga meraih kemenangan di Hari Raya Idulfitri.
“Sama-sama bisa merayakan kemenangan di Hari Raya Idulfitri,” katanya.
Baca juga: Pesan Bupati Klaten Saat Nuzulul Quran: Jangan Hanya Rajin Membaca, tapi Amalkan Isi Alquran
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
“Ini momen yang sangat baik tentu dan kemudian ya bersama-sama monggo di sisa hari di bulan suci Ramadan ini kita semakin giat beribadah agar kemudian kita dapat keberkahan dan pahala dari Allah Subhanahu Wa Taala,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan di Masjid Raya Klaten dimulai salat isya dan tarawih berjamaah. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Takmir Masjid Raya, dilanjutkan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.
Bantuan tersebut meliputi paket sembako dari Baznas Klaten, santunan anak yatim dan fakir miskin, serta bantuan alat salat dan Alquran dari sejumlah lembaga. Setelah itu jamaah mengikuti tausyiah.
Masjid Raya Klaten malam itu terlihat penuh. Jamaah dari berbagai kalangan memadati ruang utama masjid, mulai dari tokoh masyarakat, pejabat daerah, hingga warga sekitar. (*)