TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Masyarakat di Provinsi Jambi kini tak hanya bisa menikmati mudik gratis antarpulau atau antarprovinsi.
Tahun ini, pemerintah menyiapkan program mudik antarkota dalam provinsi.
Program mudik gratis tahun 2026 di Provinsi Jambi akan mengalami penambahan rute.
Jika sebelumnya keberangkatan hanya melayani jalur Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), tahun ini juga akan dibuka rute Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Namun, kata Kepala Terminal Alam Barajo, Sugiyo, penambahan rute tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jambi.
"Saat ini masih dipersiapkan, informasi tidak hanya AKAP, tetapi juga AKDP," jelasnya.
Untuk rute mudik gratis dalam wilayah Provinsi Jambi, menurut informasi sementara, nantinya akan melayani pemudik yang hendak menuju Kabupaten Bungo, Sarolangun, dan Tanjung Jabung Timur.
Sugiyo menyampaikan, masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis tersebut diminta untuk memantau informasi resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Jambi melalui media sosial.
"Nanti informasinya akan diumumkan di Instagram," ujarnya.
Mulai Persiapan
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pihak Terminal Alam Barajo mulai melakukan sejumlah persiapan guna melayani para pemudik.
Sugiyo menyebutkan bahwa berbagai sarana dan prasarana terminal sudah dipersiapkan sejak awal bulan Ramadhan.
Menurutnya, pada pekan kedua Ramadhan ini, kondisi jumlah penumpang di Terminal Alam Barajo masih terpantau relatif stabil.
Rata-rata jumlah penumpang yang berangkat dari Kota Jambi berkisar antara 250 hingga 300 orang setiap hari.
"Kami di terminal menyiapkan sarana dan prasaran.
"Selain itu, 219 unit armada telah dilakukan pengecekan ram (cek fisik) dan dinayatakan layak jalan," jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada penambahan armada bus.
Aktivitas keberangkatan masih berada pada kondisi normal, yakni sekitar 15 hingga 20 perjalanan setiap harinya.
Sugiyo memperkirakan lonjakan jumlah penumpang akan mulai terlihat sekitar tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
"Antusias kalau dari agen obline kita stabil belum terlalu signifikan tinggi.
"Karena ada momen THR dan belum termonitor, jadi masih terpantau stabil," jelasnya.
(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)
Baca juga: 3 Penyebab Macet Muara Tembesi-Bulian Menurut Satlantas Polres Batang Hari
Baca juga: Komunitas Maxim Jambi Bersatu Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil
Baca juga: Tabel Angsuran KUR BRI 2026 untuk Pinjaman hingga Rp500 Juta Tenor 1-5 Tahun