TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI- Akses jalan poros penghubung antar kabupaten di Tikungan Punggaluku, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, kini telah kembali normal pada Sabtu (7/3/2026).
Sejumlah pengendara baik yang menggunakan mobil ataupun motor sudah bisa melewati jalanan tanpa halangan.
Sementara truk yang sempat tergelincir kini berhasil diamankan warga.
Sebelumnya, jalur ini sempat lumpuh total akibat sebuah truk kontainer yang melintang di tengah tanjakan.
Jalur Tikungan Punggaluku ini merupakan jalan alternatif yang krusial untuk mempersingkat jarak, sekaligus bagian dari jalan poros yang menghubungkan Konawe Selatan menuju wilayah Bombana.
Tak hanya itu, jalan di sekitar Punggaluku ini dilalui oleh warga dari berbagai wilayah di Sultra, termasuk Kabupaten Bombana, Muna, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Selatan, hingga Kota Baubau.
Di jalur ini, terjadi insiden sebuah truk kontainer hilang kendali dan melintang di tengah jalan yang menanjak, sehingga menutup akses kendaraan dari kedua arah.
Baca juga: Kecelakaan di Jalur Trans Sulawesi Kolaka, Pengendara Scoopy Dilarikan ke RS Usai Tabrak Toyota Rush
Insiden bermula saat truk kontainer berwarna biru tersebut mencoba melewati tanjakan tajam di wilayah Punggaluku.
Kondisi aspal yang basah dan licin pasca diguyur hujan diduga kuat membuat truk kehilangan traksi atau daya cengkeram ban.
Akibatnya, truk kehilangan kendali dan tergelincir hingga posisinya menutupi seluruh badan jalan.
Hal ini memicu antrean panjang kendaraan dari dua arah, mulai dari kendaraan pribadi hingga armada logistik lainnya.
Kasat Lantas Polres Konsel, IPTU Subhan, mengonfirmasi bahwa kemacetan tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry di Warangga Muna, Sopir 18 Tahun Terjun ke Jembatan
Menariknya, evakuasi dilakukan secara mandiri oleh warga setempat bersama para pengendara yang terjebak di lokasi.
"Kondisi sudah normal kembali usai masyarakat melakukan evakuasi. Berkat bantuan pengendara yang melintas, truk kontainer tersebut berhasil digeser sehingga jalan bisa terbuka lagi," ujar IPTU Subhan kepada TribunnewsSultra.
Meski demikian ia tetap mengimbau para pengguna jalan, terutama sopir kendaraan bermuatan berat, untuk ekstra waspada saat melintasi jalur Punggaluku, terutama dalam kondisi cuaca hujan yang membuat medan tanjakan menjadi lebih berbahaya. (*)
(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)