Dua Pendaki Asal Purwokerto Hipotermia di Gunung Bismo Wonosobo, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Rustam Aji March 08, 2026 08:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO – Proses evakuasi dua pendaki perempuan asal Purwokerto di Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, berlangsung dramatis pada Sabtu (7/3/2026).

Tim ranger harus berjibaku dengan hujan deras dan medan yang licin untuk menyelamatkan korban yang mengalami hipotermia hebat di ketinggian.

Insiden ini menimpa Amel dan rekannya, Tamara, saat tengah melakukan pendakian melalui jalur Basecamp Deroduwur.

Laporan kondisi darurat diterima pihak basecamp sekitar pukul 13.00 WIB setelah Amel dilaporkan lemas dan kehilangan panas tubuh di area Pos 4.

Evakuasi Estafet di Tengah Hujan

Koordinator Ranger Basecamp Gunung Bismo, Wahyu Syafii, menjelaskan bahwa tim evakuasi harus bergerak cepat meski terkendala cuaca buruk. 

"Tim pertama tiba di Pos 4 sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah penanganan awal, survivor diputuskan untuk dievakuasi turun dengan cara digendong secara bergantian," ujar Wahyu.

Baca juga: Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Unggahan Terakhir Sang Penyanyi Jadi Sorotan

Proses evakuasi dilakukan secara estafet melibatkan tiga tim penyelamat.

Tim kedua menjemput rombongan di Pos 2, sementara tim ketiga menyusul dengan membawa tandu untuk mempercepat mobilisasi dari Pos 1 menuju area parkiran bawah.

Faktor Pendaki Pemula

Setelah proses panjang selama enam jam, kedua pendaki akhirnya tiba di basecamp pada pukul 19.00 WIB dan langsung ditangani oleh tim medis yang telah bersiaga.

Berdasarkan informasi petugas, keduanya diketahui baru pertama kali melakukan pendakian di Gunung Bismo.

"Informasi yang kami terima, mereka memang baru pertama kali mendaki di sini," tambah Wahyu. Hingga Minggu pagi, kedua pendaki masih berada di basecamp untuk menjalani pemulihan stamina sebelum diperbolehkan pulang ke Purwokerto.

Pihak pengelola mengimbau para pendaki, terutama pemula, untuk lebih memperhatikan perlengkapan safety dan kesiapan fisik, mengingat cuaca di kawasan Wonosobo yang sulit diprediksi sejak sore hari.(ima)

Baca juga: Sekutu Teluk Mendidih, Anggap Donald Trump Hanya Fokus Lindungi Israel dari Rudal Iran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.