Simak Jadwal Azan Magrib di Cikarang Kabupaten Bekasi Pada Hari ke-18 Ramadan
Desy Selviany March 08, 2026 01:50 PM

TRIBUNBEKASI-Setiap wilayah seluruh Indonesia, termasuk Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, memiliki masing-masing jadwal buka puasa selama Ramadhan 2026 atau Ramadan 1447 Hijriah.

Kementerian Agama RI pun membagikan jadwal buka puasa serta Imsak di seluruh wilayah Indonesia.

Misalnya saja jadwal buka puasa untuk Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi pada Minggu, 8 Maret 2026 atau 18 Ramadhan 1447 H.

Semakin mendekati Idul Fitri, waktu Imsak pun semakin mundur. Termasuk waktu berbuka puasa yang semakin terasa cepat mendekati Idul Fitri. 

Terhitung pada Minggu 8 Maret 2026, umat muslim di Indonesia sudah menjalani puasa di hari ke-18 Ramadan.

Pada 18 Ramadan kali ini, Imsak di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi tercatat pukul 04.32 WIB dan Subuh pukul 04.42 WIB. 

Memasuki siang hari, Zuhur jatuh pada pukul 12.06 WIB dan Ashar pukul 15.09 WIB. 

Adapun waktu Maghrib atau berbuka puasa di Cikarang, Kabupaten Bekasi misalnya ditetapkan pukul 18.11 WIB dan Isya pukul 19.17 WIB

Jadwal ini menjadi pedoman penting bagi umat Islam dalam mengatur waktu sahur, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, hingga berbuka tepat waktu sesuai ketentuan syariat.

Selain aspek waktu, niat menjadi bagian esensial dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Para ulama menegaskan bahwa niat puasa wajib dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.

Dalam kitabnya, Imam Nawawi menjelaskan, “Tidak sah apabila puasa Ramadhan atau puasa wajib lainnya tanpa niat pada malam harinya.” Penegasan ini menunjukkan bahwa niat bukan sekedar formalitas, melainkan syarat sah ibadah.

Merujuk laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut lafal niat puasa Ramadhan yang dapat dibaca pada malam hari:

“Nawaitu shauma ghadin’an adaa’i fardhi syahri ramadhaana hadzihis sanati lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Aku berniat puasa untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadhan tahun ini karena Allah Swt.”

Sementara itu doa berbuka puasa untuk umat muslim cukup beragam. 

Baca juga: Hujan Durasi Panjang di Bekasi Akibatkan 10 Wilayah di Kota Bekasi Banjir

Ada empat doa berbuka puasa yang bisa dipilih oleh umat muslim.

Adapun empat lafal doa buka puasa adalah sebagai berikut. 

1. Riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah
 
 اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu  

"Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka."   

2. Riwayat Sahabat Abdullah bin ‘Umar

 ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ الله Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah   

“Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah."   

3. Kitab I'anah at-Thalibin 

Di dalam Hasyiyah I'anah at-Thalibin juz 2 halaman 279, Syekh Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi menekankan bahwa ketentuan doa berbuka puasa yang baik adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadits riwayat Mu’adz bin Zuhrah.    

Sementara lafal doa dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan menggunakan air. 

Berikut penjelasannya:  وَيُسَنُّ أَنْ يَقُوْلَ عَقِبَ الْفِطْرِ: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَيَزِيْدُ - مَنْ أَفْطَرَ بِالْمَاءِ -: ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى. 

“Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka 'Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika aftharthu' dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: 'Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah'."   

4. Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna 

Dalam kitab tersebut, dijelaskan juga doa berbuka puasa sebagaimana berikut.

 اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika 'alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi'al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu   

"Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. 

Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya."

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.