Libur Lebaran di Aceh Tengah, Kalanami Resort Buka Kalanami Coffee House
Rizwan March 08, 2026 04:54 PM

Laporan wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah

Tribungayo.com, Takengon – Manajemen Kalanami Resort membuka Kalanami Coffee House pada H+2 Idulfitri 2026 ini.

Tempat ini merupakan hasil rebranding dari kafe sebelumnya, Kala Temu, dengan konsep baru yang diharapkan memberi warna berbeda dalam budaya menikmati kopi di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Pembukaan tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-2 Kalanami Resort yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim, Sabtu (6/3/2026) di Galeri Gayo Hatta, Pegasing.

CEO Kalanami Resort, Syarlita Wardani, mengatakan Kalanami Coffee House diproyeksikan menjadi ruang baru bagi para pecinta kopi untuk menikmati kopi Gayo dengan suasana yang lebih segar dan nyaman.

“Kalanami Coffee House akan hadir dengan konsep yang lebih segar. Sebagai langkah baru menyambut wisatawan,” ujarnya.

Menurut Syarlita, selain dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas, Aceh Tengah juga memiliki berbagai potensi komoditas pertanian yang dapat diangkat melalui inovasi menu dan konsep usaha.

Ia juga menegaskan sejumlah unit usaha di bawah Kalanami tetap beroperasi, di antaranya Kala Waeh Arung Jeram, Kalanami Resort, Galeri Gayo Hatta Hasan, serta Lokopbadak Park and Cultural Center.

Syarlita menjelaskan, peringatan dua tahun perjalanan Kalanami Resort yang mengusung tema “Dua Tahun Satu Hati”menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun sektor pariwisata di Aceh Tengah.

Menurutnya, keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya bergantung pada bangunan fisik, tetapi juga pada pelayanan yang tulus kepada para pengunjung.

Pada momen tersebut, manajemen Kalanami juga memperkenalkan ikon wisata baru berupa Air Mancur Menari yang diharapkan dapat menambah daya tarik bagi para pengunjung.

Syarlita berharap Kalanami dapat menjadi salah satu alternatif destinasi wisata bagi masyarakat, terutama ketika kawasan Danau Lut Tawar belum dapat diakses secara maksimal.

Ia juga menilai kehadiran Kalanami saat ini dapat menjadi energi baru bagi perkembangan pariwisata di Aceh Tengah, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kalanami berdiri karena banyaknya hati yang percaya kepada kami, karena dengan hidupnya satu lokasi usaha itu dapat menumbuhkan belasan usaha kecil lainnya di wilayah sekitar,” tutupnya.(*)

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah 8 Maret 2026

Baca juga: BNPB Serahkan 75 Unit Huntara untuk Korban Bencana di Gayo Lues, Ini Pesan Plt Sekda

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.