Rasulullah Anjurkan Baca Doa Lailatul Qadar Saat 10 Malam Terakhir Ramadhan
Mawaddatul Husna March 08, 2026 04:54 PM

TRIBUNGAYO.COM - Petunjuk mengenai waktu Lailatul Qadar disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan dari ‘Aisyah ra.

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Intailah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut menjadi dasar anjuran bagi umat Islam untuk menghidupkan malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Tanggal yang biasanya dimaksud antara lain malam ke-21, 23, atau 25 Ramadhan, meskipun para ulama tetap menganjurkan memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir.

Lailatul Qadar adalah malam paling mulia yang terdapat pada bulan suci Ramadhan. 

Malam ini disebut dalam Alquran sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Doa yang dianjurkan dibaca saat Lailatul Qadar

Para sahabat Nabi tidak hanya bertanya tentang waktu Lailatul Qadar, tetapi juga mengenai doa yang sebaiknya dibaca pada malam tersebut.

Pertanyaan itu pernah diajukan oleh ‘Aisyah ra kepada Rasulullah saw.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا؟ قَالَ قُولِي: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra, ia berkata: Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadr, apa yang harus aku ucapkan pada malam itu?’ Rasulullah menjawab: ‘Ucapkanlah: Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-‘afwa fa‘fu ‘anni.’” (HR. at-Tirmidzi, hadis hasan sahih).

Doa yang diajarkan Nabi tersebut berbunyi:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Makna Doa Lailatul Qadar yang Diajarkan Nabi

Doa tersebut tergolong singkat, tetapi memiliki makna yang sangat dalam.

Rasulullah saw tidak mengajarkan doa panjang atau permohonan duniawi yang banyak pada malam yang sangat mulia tersebut.

Permohonan yang diajarkan justru berfokus pada ampunan Allah SWT.

Hal itu menunjukkan bahwa ampunan Allah menjadi karunia terbesar yang dapat diraih pada malam Lailatul Qadar. (*)

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Waktu Shalat Aceh Tenggara dan Gayo Lues Hari Ini 8 Maret 2026

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah 8 Maret 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.