Anik Yulius Selvanus: Festival Menghias Telur Paskah Jadi Ruang Kreativitas Anak Rayakan Iman
Chintya Rantung March 08, 2026 06:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perayaan Paskah di Sulawesi Utara tahun ini akan terasa berbeda. 

Selain ibadah dan perayaan bersama keluarga, anak-anak juga akan mendapat ruang khusus untuk mengekspresikan sukacita iman melalui kreativitas menghias telur Paskah.

PASKAH: Ketua Panitia, Anik Yulius Selvanus, mengatakan festival ini digagas untuk menghadirkan perayaan Paskah yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.
PASKAH: Ketua Panitia, Anik Yulius Selvanus, mengatakan festival ini digagas untuk menghadirkan perayaan Paskah yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. (Dok. PKK Sulut)

Hal itu akan diwujudkan melalui Festival Menghias Telur Paskah bertajuk Little Hands Big Joy yang melibatkan anak-anak dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Nantinya, aula tersebut akan disulap menjadi ruang penuh warna yang menampilkan beragam karya kreatif anak-anak dengan tema Paskah.

Ketua Panitia, Anik Yulius Selvanus, mengatakan festival ini digagas untuk menghadirkan perayaan Paskah yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.

Menurutnya, selama ini Paskah sering dirayakan dalam bentuk ibadah atau kegiatan gereja yang lebih banyak melibatkan orang dewasa.

“Melalui festival ini kami ingin anak-anak juga merasakan langsung sukacita Paskah melalui kreativitas mereka,” ujar Anik Minggu (8/3/2026).

PASKAH - Ketua Panitia, Anik Yulius Selvanus, mengatakan festival ini digagas untuk menghadirkan perayaan Paskah yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.
PASKAH - Ketua Panitia, Anik Yulius Selvanus, mengatakan festival ini digagas untuk menghadirkan perayaan Paskah yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. (Dok. PKK Sulut)

Ia menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar lomba seni menghias telur, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran iman bagi anak-anak sejak usia dini.

Dalam setiap telur yang dihias, peserta didorong menuangkan cerita tentang harapan, kasih, dan kebangkitan.

Telur Paskah sendiri memiliki makna simbolis dalam tradisi Kristen, yaitu melambangkan kehidupan baru sebagai gambaran kebangkitan Yesus Kristus yang membawa harapan bagi umat manusia.

Karena itu, panitia berharap festival ini dapat menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai spiritual bagi anak-anak.

Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga dirancang sebagai momentum kebersamaan keluarga.

Orang tua diharapkan dapat mendampingi anak-anak mereka mulai dari proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.

“Ketika anak-anak menghias telur, mereka tidak hanya membuat karya seni, tetapi juga belajar tentang pesan Paskah, yaitu harapan, kehidupan baru, dan kasih,” katanya.

PASKAH: Ketua Panitia, Anik Yulius Selvanus, mengatakan festival ini digagas untuk menghadirkan perayaan Paskah yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.
PASKAH: Ketua Panitia, Anik Yulius Selvanus, mengatakan festival ini digagas untuk menghadirkan perayaan Paskah yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. (Dok. PKK Sulut)

Panitia menargetkan ratusan peserta dari berbagai sekolah dan gereja di Sulawesi Utara akan ikut ambil bagian dalam festival ini.

“Datanglah dengan hati penuh syukur, dan mari bersama merayakan sukacita Paskah,” tutup Anik. (Ren)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.