Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Anak Usaha Pertamina Targetkan Produksi 24.000 BOEPD
Seno Tri Sulistiyono March 08, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan dinamika transisi energi global, sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) tetap memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi Indonesia. 

Upaya menjaga keberlanjutan produksi, memperkuat eksplorasi sumber daya baru, serta meningkatkan efisiensi operasi menjadi langkah strategis yang terus didorong oleh para pelaku industri energi, termasuk PT Saka Energi Indonesia (SAKA), perusahaan hulu migas yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina.

Melalui berbagai inisiatif operasional dan penguatan portofolio aset, SAKA menunjukkan kinerja operasional yang solid dengan fokus pada optimalisasi produksi, penguatan kegiatan eksplorasi, serta penerapan inovasi teknologi untuk mendukung keandalan operasi. Langkah-langkah tersebut dijalankan secara konsisten guna menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Baca juga: Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari Picu Panic Buying di Bondowoso, Pertamina Buka Suara

Memasuki tahun 2026, SAKA menargetkan pencapaian produksi net estimasi sebesar 24.000 barel setara minyak per hari (BOEPD). Target ini meningkat sekitar 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan optimisme perusahaan terhadap potensi pertumbuhan produksi serta peningkatan kinerja operasional dari berbagai aset yang dikelola.

Pencapaian target tersebut akan didorong melalui sejumlah strategi, antara lain optimalisasi lapangan yang telah beroperasi, pelaksanaan program pemboran sumur produksi baru, kegiatan workover pada sumur eksisting, serta peningkatan reliability dan efisiensi operasi secara berkelanjutan.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah pada akhir tahun 2025. Sumur tersebut saat ini telah berhasil onstream dengan hasil produksi positif, yakni sekitar 2.430 barel minyak per hari (BOPD) dan 2,3 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Produksi ini diharapkan dapat membantu mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja produksi dari aset yang telah beroperasi.

Direktur Utama SAKA, Intan Fauzi, menyampaikan bahwa target produksi tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja operasional yang adaptif dan berkelanjutan di tengah tantangan industri energi yang terus berkembang.

“Target produksi pada tahun 2026 yang ditetapkan merupakan wujud komitmen kami untuk terus memperkuat kinerja produksi melalui strategi yang terintegrasi, optimalisasi aset eksisting, serta pengembangan potensi sumber daya migas,” ujar Intan dalam pernyataannya, Minggu(8/3/2026).

Pada aspek pemboran sepanjang tahun 2025, SAKA juga mencatatkan capaian positif dengan merealisasikan tiga sumur pengembangan dan dua kegiatan workover, melampaui rencana awal yang telah ditetapkan perusahaan.

Di Wilayah Kerja Pangkah, capaian tersebut turut mendorong realisasi produksi minyak yang mencapai 113 persen di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Keberhasilan ini didukung oleh berbagai inisiatif peningkatan efisiensi dan keandalan operasi, termasuk keberhasilan pemboran sumur pengembangan SID-5 yang memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi.

Selain fokus pada peningkatan produksi, SAKA juga terus memperkuat portofolio aset melalui kegiatan eksplorasi untuk membuka potensi sumber daya migas baru. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah pelaksanaan geophysical and geotechnical survey pada aset eksplorasi Wilayah Kerja Pekawai sebagai bagian dari kegiatan persiapan lokasi pemboran.

Kegiatan eksplorasi ini diharapkan dapat membuka peluang penambahan sumber daya migas baru yang berpotensi menopang kesinambungan produksi jangka panjang serta memperkuat portofolio aset perusahaan di masa mendatang.

“Melalui optimalisasi produksi dan kegiatan eksplorasi, kami berharap upaya ini dapat menjaga pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap kemandirian energi nasional,” tambah Intan.

Berbekal capaian dan berbagai inisiatif strategis yang telah dijalankan, SAKA berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat keandalan produksi, serta mengakselerasi pengembangan lapangan guna menopang pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan dan mendukung ketahanan energi Indonesia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.