Diputus Cinta, Pemuda asal Sukaratu Tasikmalaya Nekat Minum Kopi Campur Racun Tikus
Dedy Herdiana March 09, 2026 01:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Seorang pemuda di Kota Tasikmalaya nekat minum kopi yang dicampur racun tikus setelah diduga putus cinta. Korban berinisial MSH (22) sempat ditemukan pingsan di wilayah Mangkubumi sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD dr Soekardjo dan berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan medis cepat.

Kepolisian Kota Tasikmalaya mengungkap motif pemuda yang nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan minum kopi campur racun tikus.

Ternyata si pemuda berinisial MSH ini putus cinta. 

Hal ini dikatakan polisi seusai meminta keterangan korban di rumah sakit.

"Jadi korban telah siuman dan mengakui bahwa dia sengaja meminum racun tikus yang dicampur dengan kopi secara sadar karena diputus cinta oleh kekasihnya," ungkap Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto dikonfirmasi TribunPriangan.com, Minggu (8/3/2026).

Baca juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Persib Bandung vs Persik Kediri, Bobotoh Geulis Tasik Yakin Menang

AKBP Andi menjelaskan, bahwa sebelumnya anggota Polsek Mangkubumi menerima laporan adanya pemuda pingsan di wilayah hukumnya.

Setelah diperiksa korban dibawa ke klinik sebelum dilarikan ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. Beruntung nyawa korban masih bisa selamat, karena racun belum menyebar.

"Korban saat ini masih dirawat intensif dengan pengawasan tim dokter. Karena ditemukan adanya gejala akibat keracunan," tuturnya.

Baca juga: Pemuda Asal Sukaratu Tasikmalaya Ditemukan Pingsan Usai Minum Kopi Campur Racun Tikus

Bahkan, petugas medis melakukan bilas lambung sehingga korban muntah-muntah untuk mengeluarkan racunnya.

Diketahui korban berinisial MSH (22) warga Desa Gunung Sari Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya diduga tak sadarkan diri karena keracunan.

Diduga korban mengalami keracunan setelah meminum racun tikus yang dicampur dengan kopi di wilayah Mangin, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. 

Korban saat itu ditemukan dalam kondisi tidak sadar di dekat sepeda motor Suzuki warna hitam bernomor polisi AD 2336 KT.

Warga yang mengetahui kemudian membawa ke Poliklinik Pratama Karmel Medika di Jalan AH Nasution, Kelurahan Cipari untuk dilakukan tindakan.

Namun, karena keterbatasan peralatan medis, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan dokter jaga, korban diduga mengalami keracunan setelah meminum racun tikus. Beruntung, racun belum menyebar ke seluruh tubuh karena kurang dari dari enam jam sejak dikonsumsi.

Polisi pun melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis.

"Iya benar kami mendapatkan informasi terkait adanya pemuda ditemukan tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit," ungkap Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota Iptu Jajang Kurniawan dikonfirmasi TribunPriangan.com, Minggu.

Menurut keterangan dokter jaga bahwa benar korban mengalami keracunan tapi kondisinya masih bisa tertangani dengan cepat.

"Korban sekarang ada di RSUD dr Soekardjo, dan Dokter sudah melaksanakan tindakan medis dengan metode bilas lambung untuk mengeluarkan racun," jelasnya.

Korban berinisial MSH (22), warga Desa Gunung Sari Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya diduga tak sadarkan diri karena keracunan.

Diduga korban mengalami keracunan setelah meminum racun tikus yang dicampur dengan kopi.

Korban saat itu ditemukan dalam kondisi tidak sadar di dekat sepeda motor Suzuki warna hitam bernomor polisi AD 2336 KT.

Warga yang mengetahui kemudian membawa ke Poliklinik Pratama Karmel Medika di Jalan AH Nasution, Kelurahan Cipari untuk dilakukan tindakan.

Namun, karena keterbatasan peralatan medis, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan dokter jaga, korban diduga mengalami keracunan setelah meminum racun tikus. Beruntung, racun belum menyebar ke seluruh tubuh karena kurang dari dari enam jam sejak dikonsumsi.

Polisi pun melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis.

"Iya benar kami mendapatkan informasi terkait adanya pemuda ditemukan tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit," ungkap Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota Iptu Jajang Kurniawan dikonfirmasi TribunPriangan.com, Minggu.

Menurut keterangan dokter jaga bahwa benar korban mengalami keracunan tapi kondisinya masih bisa tertangani dengan cepat.

"Korban sekarang ada di RSUD dr Soekardjo, dan Dokter sudah melaksanakan tindakan medis dengan metode bilas lambung untuk mengeluarkan racun," jelasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.