Awal Mula Istri Dimasukkan RSJ oleh Suami Sendiri, Padahal Sehat & Tak Ada Riwayat Gangguan Jiwa
Candra Isriadhi March 09, 2026 08:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang wanita diduga dimasukkan ke rumah sakit jiwa (RSJ) oleh suaminya sendiri usai terjadi pertengkaran rumah tangga.

Peristiwa tersebut langsung memicu perhatian publik karena disebut-sebut terjadi setelah sang istri meminta cerai kepada suaminya.

Kasus ini pun menjadi sorotan setelah video tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial.

KASUS VIRAL - Kronologi istri dimasukkan ke RSJ oleh suami usai cekcok dan minta cerai, mertua ngamuk sebut putrinya dalam keadaan sehat. (Instagram/@yakuzabdg.lima)

Dalam video yang diunggah oleh akun @moodindo.news, terlihat seorang wanita berada di atas kasur dalam kondisi diikat di sebuah rumah sakit jiwa.

Lokasi kejadian disebut berada di Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Video tersebut memperlihatkan situasi yang cukup tegang ketika keluarga korban, khususnya sang ibu, mendatangi rumah sakit tersebut.

Dalam rekaman yang beredar, ibu dari wanita tersebut tampak marah dan mempertanyakan alasan anaknya bisa berada di rumah sakit jiwa.

Ia bahkan menegaskan bahwa putrinya berada dalam kondisi sehat dan tidak memiliki gangguan kejiwaan.

Situasi itu kemudian memicu perdebatan antara pihak keluarga dengan pihak yang berada di lokasi.

Baca juga: Unggahan Terakhir Vidi Aldiano Sebelum Meninggal, Duta Persahabatan Singgung soal Kesedihan Mendalam

Kasus ini diduga bermula dari cekcok rumah tangga antara pasangan suami istri tersebut.

Setelah pertengkaran terjadi, sang istri disebut meminta cerai kepada suaminya.

Namun tak lama setelah itu, wanita tersebut justru berada di rumah sakit jiwa.

Peristiwa ini pun memicu banyak pertanyaan dari publik mengenai kronologi sebenarnya di balik kejadian tersebut.

Lantas bagaimana sebenarnya kronologi lengkap seorang istri dimasukkan ke rumah sakit jiwa oleh suaminya usai cekcok dan meminta cerai?

Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Ilustrasi pasien rumah sakit jiwa.
Ilustrasi pasien rumah sakit jiwa. (lybrate.com)

Kronologi Istri Dimasukkan ke RSJ oleh Suami

Ibu wanita itu tampak marah dan bertanya mengapa anaknya ada di RSJ. Tak hanya itu, ia juga merekam kondisi anaknya yang sedang dalam posisi diberikan pembatasan gerak atau restrain oleh pihak rumah sakit.

Sang ibu tak terima anaknya dirawat di RSJ. Ia menyebut putrinya tidak mengalami gangguan jiwa.

"Seorang ibu marah-marah karena anaknya yang sehat mentalnya dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa oleh menantunya yang menjadi suami korban," tulis keterangan unggahan akun tersebut, dikutip Jumat (6/3/2026).

Sang ibu juga menjelaskan bahwa anaknya sempat cekcok dan memiliki masalah rumah tangga dengan suaminya yang bermula dari permasalahan di kantor. Namun, cekcok itu diduga membuat sang wanita dimasukkan ke RSJ.

"Pelaku info ke mertuanya mau membawa istrinya yang sakit berobat ke rumah sakit bagus. Ternyata istrinya dibawa ke rumah sakit jiwa dengan keterangan palsu sudah satu bulan," tulis akun tersebut.

Melansir Kompas.com, publik juga menyoroti tangkapan layar yang beredar yang diklaim percakapan sang suami dengan keluarga. Dalam tangkapan layar itu, sang suami ingin memasukkan istrinya ke RSJSH selama 1 tahun.

Sang suami juga sempat menyinggung perihal dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut adalah rekan sekolahnya semasa SMA dahulu. Sang istri disebut sempat meminta bantuan kepada satpam rumah sakit dengan menulis surat di secarik kertas, meminta agar satpam tersebut menghubungi ibu dan keluarganya.

Namun, satpam itu justru menyerahkan surat itu kepada sang suami dan berujung pada wanita tersebut dimasukkan ke dalam ruang perawatan RSJSH.

Pihak RS Buka Suara

"Menanggapi beredarnya video yang memperlihatkan tindakan pengikatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Soeharto Heerdjan serta berbagai komentar yang muncul di masyarakat terutama di media sosial. Kami memahami bahwa hal tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan," tulis keterangan resmi RS Soeharto Heerdjan dalam akun Instagram @rs_soehartoheerdjan, dikutip Jumat.

Pihak rumah sakit menyebut penanganan pasien itu sudah melalui proses pemeriksaan. Pihak RSJSH juga memastikan bahwa tindakan pengekangan itu telah mengikuti standar operasional prosedur dengan mengutamakan keselamatan pasien.

"Sebelum menentukan tindakan medis, tim tenaga kesehatan telah melakukan skrining dan assesmen terhadap kondisi pasien sesuai dengan prosedur pelayanan yang berlaku," ungkap pihak rumah sakit.

"Tindakan pengikatan pasien dalam pelayanan medis dikenal dengan istilah restrain, yaitu pembatasan gerak yang dilakukan untuk melindungi pasien maupun orang lain dari potensi tindakan yang dapat membahayakan, serta dilakukan tanpa menyakiti pasien. Pelaksanaan restrain dilakukan atas rekomendasi Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), dalam hal ini dokter spesialis psikiatri, dengan mempertimbangkan kondisi medis pasien," sambungnya.

Meski begitu, pihak RS Soeharto Heerdjan mengaku memaklumi reaksi keras publik terhadap potongan video yang beredar luas tersebut. Mereka juga tak mengungkap soal hasil tes kejiwaan dari wanita dalam video tersebut.

"Kami memahami bahwa setiap tindakan medis yang terlihat di luar konteks dapat menimbulkan kekhawatiran. Oleh karena itu, Rumah Sakit Soeharto Heerdjan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang aman, manusiawi, dan profesional, serta mengutamakan keselamatan dan martabat pasien," tulis pihak rumah sakit.

Demikianlah kronologi istri dimasukkan ke RSJ oleh suami usai cekcok dan minta cerai hingga mertua ngamuk.

(Tribunnewsmaker.com/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.