Sholat Malam Lailatul Qadar 2026 Jam Berapa? Ini Waktu dan Tata Cara Pelaksanaannya
Abu Hurairah March 09, 2026 09:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM -  Salat malam Lailatul Qadar adalah salat sunnah yang dikerjakan pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan. Cara mengerjakan salat Lailatul Qadar sama dengan tuntunan salat sunnah pada umumnya.

Sebelum melaksanakan salat malam Lailatul Qadar, umat muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu.

Niat salat Lailatul Qadar tersebut dapat dibaca sebagai syarat sah shalat.

Dari petunjuk yang diberikan Rasulullah SAW, menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada tanggal ganjil 10 hari terakhir Ramadhan.

Pemerintah melalui Sidang Isbat Awal Ramadan menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H atau tahun 2026 M sehari, yaitu 19 Februari 2026.

Berdasarkan penetapan tersebut, malam Lailatul Qadar 2026 kemungkinan terjadi pada tanggal berikut ini:

  • Malam ke 21 Ramadan Jatuh pada Selasa, 10 Maret 2026 malam
  • Malam ke 23 Ramadan Jatuh pada Kamis, 12 Maret 2026 malam
  • Malam ke 25 Ramadan Jatuh pada Sabtu, 14 Maret 2026 malam
  • Malam ke 27 Ramadan Jatuh pada Senin, 16 Maret 2026 malam
  • Malam ke 29 Ramadan Jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026 malam

Dilansir TribunKaltim.com, salat Lailatul Qadar dapat dikerjakan dalam 2 rakaat, 4 rekaat hingga maksimal 12 rakaat.

Waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan salat Lailatul Qadar sendiri yakni pada pukul 20.30 hingga sebelum 04.34 sebelum masuk waktu Shubuh.

Sebagai panduan, berikut tata cara salat malam Lailatul Qadar sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com  mengutip kitab Durratun Nashihin halaman 272:

1. Membaca Niat

Shalat 2 Rakaat

أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Ushalli Sunnata lailatil Qadri Rak’ataini Lillahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya niat shalat sunnah lailatil qadr dua rakaat karena Allah Ta’ala”.

Shalat 4 Raka’at:

أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Ushalli Sunnata lailatil Qadri Arba’arakaatin Lillahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya niat shalat sunnah lailatil qadr empat rakaat karena Allah Ta’ala”.

2. Takbiratul Ikhram

Shalat Lailatul Qadar dimulai dengan melakukan gerakan takbiratul ikhram, dengan membaca kalimat takbir: Allahu Akbar.

3. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek

Membaca Al-Fatihah pada rakaat 1 hingga rakaat keempat.

Kemudian membaca surat At-takasur, Al-Qadr, Al-Ikhlas berturut-turut sebanyak tiga kali atau bisa juga membaca surat lain semampunya

4. Tidak ada tahiyat awal

Agak berbeda dengan pelaksanaan salat wajib yang memiliki jumlah rakaat yang sama yakni empat rakaat.

Pada shalat Lailatul Qadar jika telah sampai pada rakaat kedua, maka tidak perlu duduk tahiyat awal, melainkan langsung bangun dan melanjutkan rakaat ketiga.

5. Tahiyat akhir pada rakaat keempat

Sampai pada rakaat keempat, maka duduklah dan bacalah doa tahiyat yang sama dengan doa tahiyat pada salat wajib.

Setelah membaca doa tahiyat akhir, dilanjutkan melakukan salam.

Keutamaan dan Amalan 10 Hari Terakhir Ramadan

Dikutip dari kemenag.go.id, dalam 10 hari terakhir merupakan penutup bulan Ramadan yang penuh berkah. Sepuluh malam terakhir adalah malam-malam yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW memberikan contoh kepada umatnya agar tidak terlena dalam kesibukan mempersiapkan kebutuhan hari raya sehingga melupakan keutamaan beribadah di 10 hari terakhir.

Lantas, berikut amalan utama yang dicontohkan Rasulullah SAW kepada umatnya untuk menambah giat beribadah:

1. Memperpanjang Salat Malam

Pada 10 malam terakhir, Rasulullah SAW tidak tidur, lambung beliau dan para sahabat amat jauh dari tempat tidur.

Beliau menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, salat, zikir, dan lainnya hingga waktu fajar.

Kebiasaan beribadah di 10 malam terakhir ditularkan kepada seluruh anggota keluarga Rasulullah SAW untuk sama-sama menikmati kesyahduan beribadah sepanjang malam.

Sebagaimana penuturan Aisyah RA:

“Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Memperbanyak Sedekah

Meningkatkan sedekah menjadi satu di antara amalan utama di 10 hari terakhir sebagai ungkapan syukur atas nikmat dipertemukan dengan Ramadhan.

Selain itu, sebagai penyempurna ibadah puasa dan ibadah-ibadah individu lainnya.

Tidaklah sempurna keimanan dan kualitas ibadah seseorang kecuali jika adanya keseimbangan antara ibadah ritual dan ibadah sosial.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (Qs. As-Sajdah: 16).

Bersedekah di 10 hari terakhir tidak hanya diterjemahkan dengan sedekah wajib berupa zakat fitrah dan zakal mal, tetapi juga dianjurkan memperbanyak sedekah sunah dalam rangka berbagi kebahagiaan dan memberikan bekal makanan saat Idul Fitri bagi dhuafa.

Bersedekah dapat berbentuk harta, pangan, pakaian, paket sedekah untuk yatim dan dhuafa.

3. Iktikaf

Iktikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah SWT.

Tidaklah seseorang keluar dari masjid, kecuali untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia.

Iktikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih ditekankan memasuki 10 terakhir Ramadhan sebagaimana penuturan Abdullah bin Umar RA:

"Rasulullah SAW beritikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan." (HR. Muttafaq ‘alaih)

Iktikaf diisi aktivitas ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berzikir, berdoa, membaca Alquran, salat sunah, bersalawat, bertaubat, dan beristighfar.

4. Tilawah Alquran

Meningkatkan membaca Alquran menjadi satu di antara ibadah utama di 10 hari terakhir Ramadhan.

Tilawah Alquran adalah ibadah ringan dan memiliki keutamaan yang besar.

Tradisi mengejar khataman Alquran di akhir Ramadhan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pribadi muslim.

Apapun bentuk motivasinya, tilawah Alquran harus lebih digiatkan di 10 hari terakhir Ramadhan.

Baca juga: Sholat Lailatul Qadar Ramadhan 2026 Mulai Tanggal Berapa? Ini Waktu Pelaksanaan dan Caranya

Baca juga: Doa dan Dzikir Malam Lailatul Qadar Sesuai Sunnah Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Baca juga: Sholat Lailatul Qadar Berapa Rakaat dan Jam Berapa? Ini Bacaan Niat dan Tata Caranya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.