Satu Kendala Warga Tak Bisa Mendobrak Rumah Sumber Api Saat Kebakaran di Murung Pudak Kalsel
Edi Nugroho March 09, 2026 11:44 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Satu kendala warga tak bisa mendobrak rumah sumber api saat kebakaran di Murung Pudak Kalsel

Warga di seputaran Kompleks Pertamina Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, digegerkan dengan adanya nyala api, Selasa (9/3/2026). 

Nyala api muncul membakar hunian yang berupa bangsal yang ada di Kompleks Pertamina Blok S11 RT20, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

Rumah bangsal yang terdiri atas beberapa pintu ini diketahui sekarang sudah dihuni oleh masyarakat umum. 

Baca juga: Tercebur Saat Mengikat Batang Kayu, Jasad Warga Banjarmasin Ditemukan Telungkup di Dasar Sungai

Baca juga: SD-SMP di Banjarmasin Gelar Gladi Bersih TKA, Sejumlah Sekolah Terkendala Server Down

Pantauan di lokasi, beberapa saat setelah terjadinya kebakaran nampak garis polisi sudah terpasang di lokasi kejadian. 

Masyarakat juga masih ada yang berdatangan untuk melihat lokasi dan juga mendatangi korban yang rumahnya terdampak.

Tumpukan beberapa perlengkapan rumah yang masih bisa diselamatkan juga terlihat di sekitar lokasi, begitu juga barang yang telah hangus. 

Camat Murung Pudak, H Rony Saputra, menyampaikan, kebakaran ini melanda 14 pintu rumah yang merupakan aset Pertamina dan dihuni masyarakat umum.

"Ada 14 pintu yang terbakar dan sebabkan 9 KK terdampak,"katanya. 

Rony menyebut bantuan dari Pemkab Tabalong melalui BPDB dan Dinsos sudah disalurkan kepada para korban.

Penyerhan bantuan disampaikan langsung Bupati Tabalong HM Noor Rifani, yang saat itu juga secara pribadi memberikan santunan bagi para korban.

Sementara itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, kebakaran terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. 

Dugaan sementara, titik api berasal dari rumah Yulianto (60) yang kemungkinan disebabkan arus pendek listrik.

"Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," katanya. 

Ia juga memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 335 juta.

Sedangkan kronologis kejadian, berdasarkan keterangan, Yulisdayanti (51) yang merupakan warga setempat, pada sekitar pukul 10.00 Wita, ia melihat asap tebal disertai kobaran api dari bagian atap rumah Yulianto. 

Dimana saat itu, Yulianto diketahui tidak berada di tempat karena sedang menjalani kontrol dan terapi kesehatan di RS Pertamina sejak awal pagi.

Mengetahui adanya api, warga lainnya, Gunawan Widodo (58), berupaya memadamkan api menggunakan APAR (alat pemadam api ringan). 

Namun karena rumah dalam keadaan terkunci dan tidak dapat didobrak sehingga api dengan cepat membesar membakar bagian atap rumah serta merambat ke bangunan rumah di sekitarnya.

Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera berupaya menyelamatkan barang-barang milik mereka dan meminta bantuan warga lainnya.

Selanjutnya warga menghubungi barisan pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman.

 Sekitar pukul 11.50 Wita, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas pemadam kebakaran gabungan.

Hal yang Harus Kamu Lakukan Saat Terjadi Kebakaran

Kebakaran adalah peristiwa yang bisa saja terjadi pada kawasan kamu tinggal, bahkan rumahmu sendiri.

Kebakaran rumah sendiri merupakan momok yang kehadirannya tidak pernah diharapkan, tetapi hal ini tidak bisa dihindari sepenuhnya dan sulit untuk bisa ditebak kapan akan terjadi.

Ketika terjadi kebakaran, berikut ini ada beberapa hal yang harus kamu lakukan, dilansir beberapa sumber. 

1. Dapatkan alat pemadam api

Jika kamu mendengar atau melihat tanda kebakaran di rumah atau sekitar rumah, jangan abaikan. Gunakan alat pemadam api ringan (APAR) apabila kamu memilikinya sebagai tindakan pencegahan satu atap.

Tindakan tunggal ini dapat membantu memadamkan api secara instan.

Akan tetapi, jika upayamu terbukti gagal setelah menggunakan alat pemadam kebakaran, segera tinggalkan tempat kejadian.

Alat pemadam api sangat penting dan harus dipasang di setiap rumah dan bangunan, baik pribadi maupun komersial.

Beri tahu orang lain di rumah tentang situasi kebakaran dengan berteriak keras-keras, agar mereka menyadarinya dengan segera.

Jangan bergantung pada detektor asap dan alarm untuk memberi tahu orang lain, alat ini terkadang mengalami kegagalan fungsi karena kesalahan baterai dan alasan lainnya.

3. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran

Segera hubungi petugas pemadam kebakaran setelah meninggalkan rumah yang terbakar.

Jangan berhenti di dalam rumah untuk mencari perangkat selulermu karena kamu bisa terjebak dalam kobaran api.

Cepat keluar, dan mintalah tetangga atau orang yang lain untuk membantumu menelepon pemadam kebakaran. Telpon pula ambulans hingga kepolisian jika diperlukan.

4. Tinggalkan barang berharga jika tidak lagi memungkinkan diselamatkan

Saat berada dalam kebakaran, jangan pernah menunda untuk segera mencari jalan keluar agar nyawamu dan keluargamu bisa selamat.

Jangan pikirkan barang berharga jika kobaran api sudah tampak begitu besar, karena hal ini sangat berbahaya dan bisa saja membuatmu terjebak dalam kobaran api.

Kamu selalu dapat memberi tahu petugas pemadam kebakaran ketika mereka tiba tentang barang berharga dengan menjelaskan lokasi terakhir yang kamu ketahui.

5. Jatuhkan diri saat pakaian terbakar

Jika pakaianmu terbakar, jangan lari, cukup jatuhkan diri ke lantai dan bergulinglah untuk memadamkan api.

Selalu merangkak dan tetap dekat dengan tanah untuk menjauhkanmu dari suhu tinggi, dan asap tebal dari api. Tetap menunduk, sampai kamu keluar dari rumah yang terbakar.

6. Tutupi hidung

Tutupi lubang hidungmu dengan kemeja atau handuk lembap selama kebakaran rumah, ini akan mencegah asap masuk ke paru-parumu.

Selain itu, tutupi juga wajah anak-anak sebanyak mungkin, terutama saat membantu membawa mereka ke tempat aman.

Terakhir, jangan lari ke ruangan yang dipenuhi asap atau api, melakukan itu berarti akan membuatmu mengalami bahaya besar.

7. Tutup pintu

Setelah kamu merangkak keluar dari sebuah ruangan yang terbakar, tutup pintu di belakangmu. Penelitian telah membuktikan bahwa menutup pintu mencegah api menyebar, yang berarti api akan dipindahkan ke suatu tempat untuk sementara waktu.

8. Menjauh

Setelah kamu keluar dari rumah yang terbakar, menjauhlah. Meskipun kamu meninggalkan hewan atau harta bendamu, jangan memasuki rumah yang terbakar.

Beri tahu petugas pemadam kebakaran segera jika kamu yakin ada orang atau hewan peliharaan yang masih ada di dalam rumah dan arahkan mereka ke tempat yang memungkinkan.

9. Cari tempat evakuasi aman

Setelah evakuasi, temui anggota keluarga lainnya di lokasi yang telah ditentukan dan tetap di sana sampai semua anggota keluarga diselamatkan.

Hal ini dilakukan agar petugas pemadam tidak mencari orang yang sudah keluar dari lokasi kebakaran.
Jika terjebak di dalam rumah yang terbakar

Jika kamu pada akhirnya terjebak di rumah yang terbakar, tutupi celah di sekitar pintu dengan apa pun yang dapat kamu temukan, entah itu selimut, jaket, handuk, dan lain-lain.

Jika kamu bisa membasahi kain, lakukanlah. Tutupi ventilasi dengan selimut basah juga, agar asap tidak merembes ke dalam ruangan, dan hubungi pemadam kebakaran apabila kamu memiliki akses untuk menelepon.

Jika kamu terjebak di lantai atas gedung, gantung seprai atau apa pun yang cukup besar untuk menarik perhatian orang ke luar jendela agar petugas pemadam kebakaran tahu di mana Anda berada.

Ingat, jangan pernah mencoba menerobos kobaran api. Jika pakaianmu terbakar, kamu harus segera berhenti, jatuh, dan berguling. Berhenti di tempat kamu berada, jatuh ke tanah, dan berguling untuk memadamkan api.

Tutupi wajahmu dengan tangan saat kamu berguling, juga untuk melindungi dirimu dari api.

Kebakaran sangat menakutkan dan menyebabkan banyak kerusakan dan kehancuran serta luka dan kematian.

Selalu ingat untuk tetap tenang dan meminta bantuan. Ketahui cara agar tetap aman jika terjadi kebakaran di dalam rumahmu.

 (banjarmasinpost.co.id/dony usman/kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.