TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Tim gabungan menemukan salah satu korban hanyut saat bencana banjir di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang dilaporkan hilang sejak akhir pekan lalu, Senin (11/03/2026).
Korban teridentifikasi sebagai Tohari (44), warga Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Lubawang, Desa Bloro, Kecamatan Besuki.
Penemuan ini berawal dari laporan warga setempat yang melihat sesosok jenazah tersangkut di antara tumpukan sampah sungai sekitar pukul 16.30 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, mengonfirmasi temuan tersebut. Setelah menerima laporan dari saksi mata bernama Arip, Tim SAR bersama unsur Forkopimca Banyuglugur segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Situbondo, Warga Khawatir Kehabisan BBM
"Iya benar, satu warga sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan dan informasi keluarga, jenazah tersebut adalah Tohari. Malam itu juga langsung kami serahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman," ujar Timbul, Rabu (11/03/2026).
Saat ini, petugas masih fokus mencari satu warga lainnya bernama Jailani. Keduanya dilaporkan hilang terseret arus saat banjir melanda wilayah tersebut, Sabtu (07/03/2026).
Timbul menjelaskan medan pencarian difokuskan pada titik-titik rawan di sepanjang aliran sungai yang melintasi wilayah Jatibanteng hingga Besuki.
Baca juga: Ratusan Pelari Ikuti Speed Run 100 Meter Polres Situbondo
"Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran dan pencarian di sepanjang aliran sungai Jatibanteng dan Lubawang. Hari ini pencarian warga yang belum ditemukan masih terus dilakukan secara intensif," tambahnya.