Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA – Anak-anak terlihat begitu antusias usai menerima bantuan Al-Quran dan Iqra dari PT Indosat Ooredoo Hutchison melalui program Surau Berdampak di Gampong Meunasah Kulam, Kecamatan Meurah Dua, serta Meunasah Blang Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Rabu (11/3/2026).
Di Gampong Meunasah Kulam, anak-anak yang telah berkumpul di meunasah langsung membaca Iqra yang baru mereka terima. Bacaan mereka terdengar lancar dan merdu, mencerminkan semangat belajar mengaji yang tinggi.
Selain Iqra, bantuan yang disalurkan Indosat juga berupa Al-Quran, sajadah, sarung, mukena, serta berbagai perlengkapan ibadah lainnya.
Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif sosial perusahaan bertajuk Surau Berdampak yang dilaksanakan selama bulan Ramadan.
EVP Head of Circle Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio mengatakan program ini tidak sekadar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), tetapi dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Program yang kita konsepkan sebagai Surau Berdaya ini bukan sekadar program bantuan, tetapi program yang memberikan impact nyata bagi masyarakat.
Tujuannya untuk merenovasi surau-surau yang terdampak, sekaligus melengkapi fasilitas ibadah seperti sajadah, Al-Quran, dan perlengkapan lainnya agar tempat ibadah menjadi lebih layak,” ujarnya.
Baca juga: Indosat Warnai Desa Lintang Atas dengan Lomba Memasak, Warga Ceria dan Makan Bersama
Ia berharap dengan adanya perbaikan dan fasilitas baru tersebut, masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman serta menjadikan surau sebagai pusat kegiatan sosial yang produktif.
Agus menyebutkan, di Aceh terdapat 13 surau yang menjadi sasaran program ini, tersebar di beberapa daerah seperti Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah.
“Targetnya, seluruh program ini selesai selama bulan Ramadan. Untuk renovasi dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing lokasi, mulai dari pengecatan, penggantian karpet, hingga penyediaan perlengkapan ibadah,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses penilaian kebutuhan dilakukan bersama mitra filantropi untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi surau di lapangan.
Selain program sosial, Indosat juga memastikan kualitas jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh tetap optimal.
Baca juga: Indosat Hadirkan Kebersamaan Lewat Lomba Memasak di Desa Terdampak Banjir di Aceh Utara
“Kualitas jaringan saat ini sudah 100 persen pulih. Kami juga terus berkomitmen melakukan investasi berkelanjutan di Provinsi Aceh agar konektivitas masyarakat semakin baik,” katanya.
Keuchik Gampong Meunasah Kulam, Baharuddin menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Indosat kepada masyarakat di desanya.
Menurutnya, bantuan tersebut membuat kondisi meunasah menjadi lebih baik dan nyaman untuk digunakan beribadah serta belajar mengaji.
“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Indosat, surau kami sekarang terlihat lebih indah.
Selain pengecatan bangunan, juga ada bantuan sajadah, Al-Quran, Iqra untuk anak-anak, sarung, serta kegiatan buka puasa bersama selama tiga hari yang seluruh biayanya ditanggung oleh Indosat,” ujarnya.
Baca juga: Ramadhan Catat Banyak Kemenangan Umat Islam, Ini Pesan dan Makna dari Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Ia menambahkan, sebelum direnovasi kondisi dalam surau sebenarnya sudah cukup baik, namun bagian luar belum pernah dicat sehingga terlihat kurang menarik.
“Setelah dicat, sekarang jauh lebih bagus. Ibarat orang yang sudah dipoles dan diberi pakaian baru, jadi terlihat lebih ganteng,” katanya.
Hal senada disampaikan Keuchik Gampong Manyang Cut, Afrizal. Ia mengatakan masyarakat sangat berterima kasih atas kepedulian Indosat terhadap sarana ibadah di desa mereka.
Bantuan yang diberikan antara lain pengecatan surau dan tempat wudhu, penyediaan perlengkapan ibadah, serta kegiatan buka puasa bersama selama tiga hari.
Baca juga: Makanan Pantangan bagi Penderita Asam Urat: Penjelasan Penyebab, Risiko, dan Cara Mencegahnya
Afrizal menjelaskan, sebelumnya surau di desanya sempat terdampak banjir sehingga air dan lumpur masuk hingga ke dalam bangunan dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.
“Kondisi tersebut menyebabkan banyak fasilitas seperti sajadah dan peralatan audio rusak. Karena itu kami sangat bersyukur Indosat hadir membantu membersihkan dan merenovasi kembali sarana ibadah di desa kami,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut membawa berkah bagi masyarakat serta menjadi amal kebaikan bagi pihak yang telah membantu, terlebih diberikan pada bulan suci Ramadan.
Baca juga: Harga Emas Per Mayam di Banda Aceh Hari Ini Kembali Tidak Berubah, 11 Maret 2026 Dijual Segini