Identitas 7 Korban Longsor Sampah di TPST Bantargebang, Pencarian Korban Rampung, Operasi Ditutup
Joseph Wesly March 10, 2026 11:39 AM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BANTARGEBANG- Petugas gabungan menutup proses evakuasi dan pencarian para korban longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, pada Selasa (10/3/2026) dinihari.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan, penutupan itu dilakukan usai petugas gabungan menemukan korban yang hilang terakhir.

"Pukul 00.00 WIB dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup," kata Desiana, Selasa (10/3/2026).

Desiana menjelaskan, pada Senin (9/3/2026) sekira pukul 23.30 WIB, Tim SAR gabungan menemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Riki Supiadi.

Riki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban terakhir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi menuju Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur," jelasnya.

Desiana menuturkan, sebelumnya, petugas gabungan terus melakukan evakuasi dan pencarian para korban longsor tumpukan sampah di TPST Bantargebang, pada Senin (9/3/2026).

Petugas sudah memastikan ada total enam orang meninggal dunia akibat kejadian ini.

Enam orang itu meliputi :

1. Enda Widayanti (25) yang merupakan pemilik warung.

2. ⁠Sumine (60) yang merupakan pemilik warung.

3. ⁠Dedi Sutrisno, yang merupakan sopir truk.

4. Irwan supriatin, yang merupakam sopir truk.

5. Jussova Situmorang, belum diketahui profesinya.

6. Hardianto, belum diketahui profesinya.

7. Riki Supiadi, Sopir.

Desiana menyampaikan, untuk korban dinyatakan selamat berjumlah enam orang, meliputi :

1. Budiman 

2. Johan 

3. Safifudin 

4. Slamet

5. Ato 

6. Dofir

"Sehingga total korban keseluruhan mencapai 13 orang," ucapnya.

Desiana mencatat total 13 orang yang menjadi korban bencana longsor di TPST Bantargebang milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tersebut.

Sekira pukul 13.30 WIB, total korban yang sebelumnya dilaporkan hilang mencapai empat orang.

Namun, sekira pukul 16.00 WIB tim DVI memastikan ada satu korban yang ditemukan teridentifikasi bernama Jussova.

Lalu, sekira pukul 16.57 WIB, tim gabungan mendapatkan informasi dari pihak kepolisian terdapat dua korban atas nama Ato dan Dofir yang sebelumnya dikabarkan hilang namun dipastikan selamat.

Keduanya pun sudah kembali ke kediamannya masing-masing.

Sehingga saat ini, sekira pukul 20.09 WIB, tersisa satu orang yang masih dikabarkan hilang bernama Riki.

"Kemudian pukul 17.50 WIB, Tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia di pinggir kali tertumpuk timbunan sampah," paparnya.

Desiana menjelaskan, pada Senin (9/3/2026) sekira pukul 23.30 WIB, Tim SAR gabungan menemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Riki Supiadi.  (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.