PPPK Paruh Waktu Desak-desakan Antre di Bank Sulselbar Topoyo Terima Gaji Pertama Sebelum Lebaran
Abd Rahman March 10, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu memadati Kantor Bank Sulselbar di Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (10/3/2026).

Mereka datang sejak pagi untuk membuka rekening baru sebagai syarat pencairan gaji pertama.

Pantauan di lokasi, antrean sudah terlihat sejak pagi buta.

Baca juga: PN Polman Sidang Pemeriksaan Saksi Perkara Baju Linmas Pemilu, Jerat Mantan Pj Bupati

Baca juga: Eks Direktur Perumda Majene Jadi Tersangka Korupsi Rp 1,8 Miliar, Jalani Lebaran di Rutan Mamuju

 Para PPPK yang sebagian besar berprofesi sebagai guru dan tenaga teknis itu rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan nomor antrean.

Sebagian duduk di kursi yang disediakan pihak bank, sementara lainnya terpaksa lesehan di lantai, berteduh di bawah pohon, atau menunggu di sekitar taman kantor bank.

Di dalam gedung bank, suasana tak kalah padat.

Petugas bank tampak melayani pembukaan rekening secara bergantian di tengah tingginya jumlah pemohon.

Rahmawanti, guru PPPK Paruh Waktu asal Kecamatan Tobadak, mengatakan dirinya sudah tiba di lokasi sejak pukul 06.00 Wita.

ANTRE PPPK- Ratusan PPPK Paruh Waktu mengantre di Bank Sulselbar, Desa Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (10/3/2026), untuk membuka rekening sebagai syarat pencairan gaji pertama menjelang Idul Fitri.
ANTRE PPPK- Ratusan PPPK Paruh Waktu mengantre di Bank Sulselbar, Desa Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (10/3/2026), untuk membuka rekening sebagai syarat pencairan gaji pertama menjelang Idul Fitri. (Sandi Anugrah/Sandi Anugrah)

 

Ia datang bersama sejumlah rekan agar bisa mendapatkan pelayanan lebih awal.

“Saya berangkat subuh dari Tobadak supaya cepat dapat antrean. Tapi ternyata sudah banyak juga yang datang lebih dulu,” kata Rahmawanti.

Menurut dia, pembukaan rekening tersebut menjadi syarat utama agar gaji PPPK Paruh Waktu bisa segera diproses pencairannya.

Namun, buku rekening tidak bisa langsung diterima pada hari yang sama.

Pihak bank meminta para pemohon kembali keesokan harinya untuk mengambil buku rekening karena tingginya jumlah pembukaan rekening baru.

“Pegawai bank bilang berkasnya dikumpulkan hari ini, besok baru jadi karena yang buka rekening sangat banyak,” ujarnya.

Meski harus menunggu lebih lama, para PPPK Paruh Waktu tetap berharap proses tersebut berjalan lancar.

 Mereka berharap gaji pertama dapat segera cair sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Harapannya semoga gaji bisa segera masuk dan bisa dinikmati bersama keluarga menjelang Lebaran,” kata Rahmawanti. (*)
 

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

 


 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.