Ibu Wakil Bupati Sikka Sapa Anak-Anak Panti Asuhan, Kami Sudah Terbiasa dengan Keanekaragaman
Hilarius Ninu March 10, 2026 03:47 PM

 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Istri Wakil Bupati Sikka, Carolina Yani didampinggi Wakil bupati SIKKA Simon Subandi Supriadi  menggandeng istri-istri wartawan mengadakan buka puasa bersama puluhan anak-anak Panti Asuhan Ummul Mukminin Hafsah Waioti serta memberikan paket sembako kepada 25 warga kurang mampu, Senin 09/03/26.

Buka bersama tersebut dilakukan di pelataran Masjid Jami’ Darussalam Waioti. Anak-anak panti yang hadir tampak antusias.

Carolina berbaur bersama anak-anak panti. Dirinya mengaku berasal dari keluarga dengan latar belakang Muslim. Ibunya adalah seorang muslim yang kemudian memilih untuk memeluk agama Katolik.

“Keluarga kami terbiasa dengan keberagaman. Setiap kali lebaran dan Natal kami berkumpul bersama-sama. Karena saudara ibu saya Muslim,” kata Carolina.

 

Baca juga: Wings Air Makassar-Maumere Tiba di Bandara Frans Seda, Pilot dan Pramugari Diperciki Air Kelapa Muda

Kata dia, persaudaraan dan toleransi penting untuk dirajut dan dijaga bersama.

“Toleransi di kabupaten Sikka sangat tinggi. Kami berkomitmen untuk terus memelihara itu,” kata dia.

"Ini kegiatan sudah berlangsung dua tahun terakhir dengan panti asuhan ini semoga tetap berjalan setiap tahunnya"Ucap Yani

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Ummul Mukminin Hafsah Waioti, Muhammad Ikshan Wahab memberikan apresiasi kepada Ibu Carolina dan istri-istri wartawan yang telah berbuka bersama anak pantinya.

“Kami bersyukur sekali. Dapat kabar tadi siang bahwa Ibu Wakil Bupati mau berbuka bersama dengan kami. Bahwa ada kebersamaan di tengah perbedaan,” kata Ikhsan.

Dengan itu, kata dia, kehadiran Ibu Wakil Bupati dan istri-istri wartawan turut membantu anak-anak panti untuk belajar terkait keberagaman, kebersamaan, dan toleransi.

Ikhsan yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia cabang Sikka itu juga menekankan bahwa kebersamaan walaupun berbeda keyakinan sangat penting dibangun di Kabupaten Sikka.

“Mari kita pupuk kebersamaan, semangat kerja sama, dan toleransi. Kita saling membantu dan tolong menolong dalam perbedaan,” kata dia.

“Kabupaten Sikka yang beragam (kepercayaan) ini mesti dibangun dalam semangat kebersamaan dan toleransi,” pungkasnya.(awk) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.