Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Masyarakat Kampung Nunggalrejo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah melakukan inisiatif menimbun lubang di Jalan Pattimura yang kondisinya rusak berat, Selasa (10/3/2026).
Di tengah terpaan sinar matahari pagi di bulan Ramadhan, lima orang warga setempat mengayunkan cangkul, memindahkan batu split ke atas karung, kemudian mendorong angkong berisi batu split dan menumpahkannya ke lubang yang ada di tengah jalan.
Masing-masing warga membagi tugas dan saling bekerja sama untuk mengurangi lubang yang kedalamannya cukup untuk menggulingkan mobil truk.
Opi, salah satu warga yang melakukan penimbunan jalan tersebut mengatakan, bahwa dia dan empat orang lainnya sepakat untuk menguruk lubang setelah terjadi kemacetan panjang yang disebabkan curah hujan tinggi pada Sabtu (7/3) dan Minggu (8/3) di wilayah setempat.
"Hujan deras kemarin bikin jalan tidak terlihat dan membahayakan, air bercampur lumpur menutup seluruh badan jalan, membuat jalan macet dari Kampung Nunggalrejo sampai Kampung Totokaton," kata dia.
Baca Juga 'Nggak Kebayang Pemudik Lewat', Jalan Raya Punggur Makin Rusak Jelang Lebaran
Selain itu, Opi juga melihat tumpukan material batu split dari pemerintah yang sengaja disiapkan sebagai bahan untuk menimbun lubang.
Dia dan empat orang lainnya akhirnya sepakat untuk menutup lubang tersebut hari ini.
Meskipun Opi menyadari bahwa hasilnya tidak akan bertahan lama, mereka tetap melakukannya.
"Kita mulai dari pagi, terus jam 1 lanjut lagi. Memang hasilnya tidak akan bertahan lama, tapi setidaknya bisa mengurangi kedalaman lubang," kata dia.
Inisiatif Opi dan kawan-kawannya pun kerap diapresiasi pengendara yang melintas dengan memberikan uang pecahan mulai dari Rp 2 ribu.
Salah satu teman Opi pun menyediakan ember untuk meletakkan uang yang diberikan oleh para pengendara yang melintas.
Opi mengaku, uang tersebut tidak diminta, melainkan pemberian sukarela dari para pengendara.
"Kalau ada yang ngasih kita terima dan berterima kasih, kalau tidak dikasih juga tidak apa-apa. Di sini kita hanya berinisiatif menutup lubang di jalan," kata dia.
Opi mengatakan, masyarakat setempat sudah mendengar kabar bahwa perbaikan ruas jalan provinsi tersebut akan dikerjakan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.
Di sisi lain, saat ini Jalan Pattimura sangat dibutuhkan untuk perjalanan sehari-hari masyarakat setempat, dan berpotensi akan dilewati para pemudik.
Dengan kondisi jalan yang seperti itu, Opi menilai bahwa pemudik harus berhati-hati saat melintasi Jalan Pattimura.
"Kabarnya mau diperbaiki cor habis Lebaran, bulan 5 sampai bulan 6. Sedangkan sebentar lagi para pemudik mau lewat. Saya berharap pemudik yang lewat sini berhati-hati dan menjaga keselamatan," kata dia.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)