TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Bank Sampah Pusat Makassar menyatakan kesiapan pihaknya mengangkut sampah dari Bank Sampah Unit (BSU) yang berada di tingkat kelurahan hingga RT/RW.
Saat ini, tercatat sekitar 350 Bank Sampah Unit yang telah beroperasi di tingkat kelurahan di Kota Makassar.
Sampah yang dikumpulkan oleh BSU tersebut nantinya akan diangkut dan dibeli oleh Bank Sampah Pusat Makassar.
Penampungan Bank Sampah Pusat terletak di Jalan Toddopulu Raya, Kecamatan Panakukang.
Kepala UPT Bank Sampah Pusat Makassar, Veronica Antonette Tinungki, mengatakan pihaknya telah menyiapkan daftar jenis sampah yang dapat dibeli dari BSU.
“Ada sekitar 45 jenis sampah yang bisa dibeli oleh Bank Sampah Pusat, lengkap dengan daftar harganya yang sudah kami berikan ke BSU,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan harga sampah tersebut bervariasi, tergantung jenis serta kualitas pengolahan sampah yang dikumpulkan oleh BSU.
Menurut Veronica, sistem pembayaran sampah yang diangkut kini dilakukan secara non tunai.
“Sekarang semua sudah non tunai, ditransfer langsung masuk ke rekening BSU,” ucapnya.
Ia menambahkan pembayaran kepada Bank Sampah Unit dilakukan secara berkala setiap pekan.
Veronica menyebutkan pembayaran untuk hasil pengumpulan sampah pada Januari dan Februari 2026 telah rampung.
“Pembayaran untuk Januari dan Februari sudah semua dibayarkan,” katanya.
Ia mengungkapkan pada awal tahun sempat terjadi kendala dalam proses pembayaran.
Namun, menurutnya, saat ini proses pembayaran sudah kembali berjalan lancar.
“Memang pada awal tahun biasanya menunggu DP disahkan, tapi sekarang semua sudah lancar,” ujarnya.